OPERASI FISKAL PEMERINTAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP EKSPOR IMPOR INDONESIA: 1970-1997
Firmansyah (Adv : Prof. Dr. Insukindro, M.A), Prof. Dr. Insukindro, M.A
Anggaran pemerintah merupakan instrumen utama kebijakan fiskal pemerintah,sehingga kebijakan suatu negara dalam pengelolaan anggarannya sangat menentukan perekonomian negara tersebut. Anggaran defisit akan terjadi apabila pengeluaran pemerintah yang direncanakan lebih besar dari penerimaan yang diharapkan. Berbagai pendapat menyatakan bahwa defisit pemerintah merupakan penyebab timbulnya resesi, pengangguran, tingginya tingkat inflasi, peningkatan suku bunga, defisit perdagangan, dan berbagai permasalahan ekonomi lainnya.
Penelitian ini bertujuan mengkaji secara empiris seberapa besar pengaruh operasi fiskal pemerintah (penerimaan dan pengeluaran) terhadap aktivitas ekspor dan impor Indonesia, dengan periode penelitian tahun 1970 sampai 1997. Secara simultan, variabelvariabel ekonomi yang diteliti tersebut terkait dengan tingkat harga, tingkat konsumsi dan investasi agregat. Dengan menggunakan model makroekonomi sederhana seperti digunakan Egwaikhide (1997) dilakukan estimasi besarnya keterkaitan antar variable tersebut. Model penelitian diestimasi dengan menggunakan sistem persamaan simultan metode regresi kuadrat terkecil dua tahap.
Secara keseluruhan, hasil estimasi penelitian ini cukup baik dan mampu menjelaskan tujuan penelitian. Dari hasil analisis pada penelitian ini disimpulkan bahwa operasi fiskal pemerintah, baik kebijakan sisi penerimaan maupun sisi pengeluaran, memiliki pengaruh nyata terhadap kegiatan perdagangan internasional Indonesia. Secara kuantitatif diidentifikasi bahwa pengeluaran pemerintah berpengaruh langsung kepada kegiaian impor barang dan jasa melalui tingkat absorpsi domestik, di samping dengan konsumsi masyarakat dan investasi swasta. Secara tidak langsung, peningkatan pengeluaran pemerintah terhadap impor terjadi melalui peningkatan PDB, konsumsi
agregat dan investasi. Pengaruh penerimaan pemerintah terhadap impor memiliki jalur yang sama dengan sisi pengeluaran. Penerimaan pemerintah yang semakin besar akan memperbesar pengeluarannya, sehingga kenaikan penerimaan pemerintah akan meningkatkan impor. Dari hasil penelitian diketahui bahwa operasi fiskal pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap penawaran ekspor Indonesia.
Government budget is the main instrument of government fiscal policies. Thus, nation's policy in managing its budget do determines nation's economy. If the planned government expenditure is bigger than the expected revenue, then deficit budget will be likely to occur. Some researchers argue that government deficit is the cause of recession, unemployment, high inflation, high interest rate, trade deficit, and other economic problems.
This research aims at empirically explore the impact of government fiscal operation (revenue and expenditure) on Indonesia's export and import activities, from 1970 to 1997. Simultaneously, those variables relate to price level, consumption, and private investment. Using a simple macroeconomic model used by Egwaikhide (1997), this research estimated the magnitude of economic variables interrelationship. The model is estimated by using simultaneous equation system with two-step least squares regression method.
Generally, the results of estimation are reliable and able to explain research objectives. Based on data analysis, we can conclude that government fiscal operations, both revenue and expenditure policies, have real impacts on Indonesia's international trade activities. Quantitatively, it can be identified that government expenditure has a direct impact on goods and service import activities through domestic absorption rate, simultant with public consumption and private investment. Indirectly, the improvement of government expenditure on import can take place through the growth of GDP, aggregate consumption, and investment. Impacts of government revenue on import are similar to that of expenditure side. The growing government revenue will enlarge its expenditure, and the increasing government revenue will increase import demand. Based on this result, government fiscal operation does not significantly influence Indonesia's export supply.
Kata Kunci : Operasi Fiskal, Ekspor, Impor, Indonesia