Analisis Kemampuan keuangan Dalam Daerah dalam Rangka Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten Purworejo Tahun 2001-2010
FIRMANSYAH, NURHUDHA (Adv.; Andreas Budi Purnomo Brodjonegoro, Drs., M.A.), Andreas Budi Purnomo Brodjonegoro, Drs., M.A.
Penelitian ini akan menganalisis tentang kemampuan keuangan daerah di Kabupaten Purworejo dengan cara 1) Mengklasifikasikan Pajak dan Retribusi daerah Kabupaten Purworejo selama tahun 2005 – 2011 dengan menggunakan matriks potensi , 2) Mengukur tingkat derajat desentralisasi fiskal (DDF) selama periode otonomi daerah dengan melihat perbandingan antara Pendapatan Asli Daerah dengan Total Pendapatan Daerah, 3) Mengukur tingkat kemandirian daerah (DK) selama periode otonomi daerah dengan melihat perbandingan antara Pendapatan Asli Daerah dengan pengeluaran daerah, 4) Menghitung posisi fiskal selama periode otonomi daerah dengan analisis sistem pajak representatif dan analisis elastisitas, dan 5) Mengestimasi faktor faktor yang mempengaruhi pemberian dana transfer/bantuan dari pusat ke daerah kabupaten Purworejo dengan analisis regresi data time series selama periode otonomi daerah tahun 2001 sampai 2010. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Klasifikasi jenis pajak dan retribusi daerah rata rata dari tahun 2005 - 2011 di Kabupaten Purworejo paling banyak berkategori berkembang, hanya satu jenis pajak yang berkategori potensial yaitu Pajak Penerangan Jalan sedangkan untuk retribusi daerah hanya dua yang berkategori prima yaitu retribusi pelayanan kesehatan dan retribusi pelayanan pasar, sedangkan lainnya rata rata berkategori berkembang, 2)Kemampuan Keuangan Daerah dengan analisis Derajat Desentralisasi Fiskal Kabupaten Purworejo masih rendah dan dikategorikan belum mandiri, 3) Kemampuan Keuangan Daerah dengan Analisis Derajat Kemandirian (DK) Kabupaten Purworejo masih rendah dan dikategorikan belum mandiri, 4) Posisi fiskal kabupaten Purworejo dengan analisis sistem pajak representatif dan analisis elastisitas selama periode otonomi dalam kondisi baik dan elastis dan 5) Pemberian bantuan di Kabupaten Purworejo hanya dipengaruhi oleh variabel KFD (kebutuhan fiskal daerah).
This research will analyze about regional financial performance in Purworejo regency by 1) Classificate tax and retribution in Purworejo regency in the years 2005 – 2011 using matrix of the potential tax and retribution, 2) Measuring the rate of the fiscal decentralization (DDF) during regional autonomous era by indicator share of Locally Generated Revenue (PAD) to total regional revenue, 3)Measuring the rate of “kemandirian daerah” (DK) by indicator share of Locally Generated Revenue (PAD) to total regional expenditure, 4)Measuring fiscal position by representative tax system analysis and elasticity analysis during regional autonomous era, and 5)Estimate the factor that has the effect of how much rate of the development grants at Purworejo Regency during regional autonomous era (2001 – 2010). The result show that, 1)Average tax and retribution classificate in category “berkembang”. Only one of the type of regional taxes that categorized “potensial” there are “Pajak Penerangan Jalan”, while two types of retribution that categorized in “Prima” there are “Retribusi Pelayanan Pasar” and “Retribusi Pelayanan Kesehatan”. 2) Regional Financial Performance with The rate of fiscal decentralization (DDF) in Purworejo regency during regional autonomous era is still low in classified in ”belum mandiri”, 3)Regional Financial Performance with The rate of DK in Purworejo regency during regional autonomous era is still low and classified “belum mandiri”, 4)Fiscal Position of Purworejo regency using representative tax system and elasticity analisis is good and elastic, 5) Only the variabel of KFD that has the effect of the grants at Purworejo regency during regional autonomy era.
Kata Kunci : Kemampuan keuangan, Otonomi daerah, Pendapatan Asli Daerah, Pajak dan Retribusi daerah, Financial Performance, Regional Atonomy, Locally Generated Revenue, Regional Tax and Retribution