Laporkan Masalah

Analisia Biaya Strategis Studi Kasus pada PT Hijriyah Firdaus Rahmatullah (HFR)

FIRDAUS, BENI (Adv.: Goedono, Dr., M.B.A.), Goedono, Dr., M.B.A.

2014 | Tesis | S2 Magister Management

Hasil produksi minyak bumi Indonesia, dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan, dikarenakan sifat minyak bumi yang merupakan sumber daya alam, yang tidak dapat diperbaharui, sedangkan kebutuhan konsumsi terus meningkat dari tahun ke tahun. Keadaan ini, mengharuskan perusahaan eksplorasi minyak bumi, untuk meningkatkan hasil produksi minyak bumi dengan berbagai cara, salah satunya adalah mengoptimalkan hasil produksi dari sumur-sumur minyak bumi yang sudah ada, meskipun hasilnya makin mengecil. PT HFR merupakan salah satu perusahaan yang terlibat, dalam usaha mengoptimalkan hasil produksi minyak bumi, dari sumur-sumur minyak bumi yang makin mengecil.

Dalam upaya mengoptimalkan hasil minyak bumi, dari sumur-sumur minyak bumi yang makin mengecil, PT HFR menghasilkan suatu produk yang di kenal dengan nama HF2000-CLHPU (Center Lifting Hydroulic Pumping Unit). Keterlibatan PT HFR dalam upaya meningkatkan hasil produksi minyak bumi, dari sumur-sumur minyak bumi yang makin mengecil, harus melalui tender yang diadakan oleh perusahaan eksplorasi minyak bumi. Sehingga, tender merupakan pintu utama bagi PT HFR, untuk bisa beroperasi dan terlibat dalam upaya mengoptimalkan hasil produksi minyak bumi, dari sumur-sumur minyak bumi

yang makin mengecil.

Jika PT HFR mengalami kekalahan dalam tender, maka akan menjadi penghalang besar bagi PT HFR, untuk bisa berkembang dan memperbanyak hasil produknya. Salah satu penyebab kekalahan, yang dialami oleh PT HFR dalam tender adalah karena harga penawaran, yang terlalu tinggi dibanding pesaingnya. Harga penawaran yang terlalu tinggi dibanding pesaingnya, bisa diakibatkan oleh kurang tepatnya manajemen PT HFR, dalam menjalankan analisis biaya strategis. Untuk menjalankan analisis biaya strategis yang tepat, maka manajemen PT HFR harus bisa mengidentifikasi dan mengelompokkan, biaya yang dikeluarkan berdasarkan kegiatan menambah nilai, dan kegiatan tidak menambah nilai.

Indonesia's oil production, from year to year has always declined, due to the nature of petroleum which is a natural resource, which can not be renewed, while consumption continues to increase from year to year. Under these circumstances, require petroleum exploration company, to increase oil production in various ways, one of which is to optimize production from oil wells that already exist, although the results are smaller. PT HFR is one of the companies involved, in an effort to optimize the production of petroleum from oil wells are smaller.

In an effort to optimize the results of petroleum, from oil wells are getting smaller, PT HFR produce a product that is known by the name HF2000-CLHPU (Center Hydroulic Lifting Pumping Unit). The involvement of PT HFR in an effort to increase oil production from oil wells are getting smaller, should be through a tender held by petroleum exploration companies. Thus, the tender is the major gateway for PT HFR to operate, and engage in efforts to optimize the production of petroleum from oil wells are smaller.

If PT HFR defeat in the tender, it will be a major barrier for PT HFR, to develop and expand its product results. One of the causes of defeat, suffered by PT HFR in the tender is due to the bid, that is too high compared to its competitors. The offer price is too high compared to its competitors, can be caused by the inappropriate management of PT HFR, in carrying out strategic cost analysis. To implement the right strategic cost analysis, the PT HFR management must be able to identify and classify, the cost is based on value-added activities, and non value-added activities.

Kata Kunci : Hasil produksi minyak bumi, PT Hijriyah Firdaus Rahmatullah, Manajemen biaya strategis, Kegiatan menambah nilai dan kegiatan tidak menambah nilai, Manajemen berdasarkan kegiatan, The production of petroleum, PT Hijriyah Firdaus Rahmatullah, Strategic cost


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.