Analisi Melek Huruf, Pengeluaran Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 1969-2000
Fery Andrianus (Adv. Dr. Budiono Sri Handoko, MA), Dr. Budiono Sri Handoko, MA
Penelitian ini menggunakan dua model alat analisis, yaitu model simultan dan koreksi kesalahan. Model Simultan digunakan untuk mengestimasi melek huruf, pengeluaran pendidikan dan pertumbuhan ekonomi dalam tiga buah persamaan, sedangkan model koreksikesalahan digunakan untuk mengestimasi keseimbangan jangka pendek dan jangka panjang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari berbagai sumber tahun 1969-2000.
Hasil model simultan menunjukkan bahwa GDP, pengeluaran pendidikan dan partisipasi siswa mempengaruhi melek huruf secara positive dan signifikan. Pengeluaran pendidikan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh pengeluaran kesehatan dan melek huruf. Pertumbuhan ekonomi hanya dipengaruhi oleh tenaga kerja dan melek huruf sedangkan investasi tidak.
Semua persamaan dalam model koreksi kesalahan dapat digunakan sebagai alat analisis yang baik karena koefisien koreksinya signifikan. Untuk jangka pendek, model melek huruf dan pengeluaran pendidikan tidak dipengaruhi olehvariabel independent sedangkan model pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh investasi.
This paper introduces two models of analysis, those are simultaneous and error correction method (ECM). Simultaneous method is used to estimate literacy rate, public expenditure on education, and economic growth in three equation postulates, on the other hand error correction model is used to estimate the long and short run equilibrium. The data used in this research are secondary data taken from many sources at 1969-2000
The results of simultaneous estimation show that GDP, public expenditure on education, and enrolment ratio are significantly and positively influence literacy rate. Public expenditure on education is significantly and positively influenced by public expenditure on health and literacy rate. Economic growth is influenced only by labour and literacy rate whereas investment is not.
All the models in ECM can be used as the good estimators in this research because error correction terms on the entire model are significant. In the short run equilibrium both literacy rate and public expenditure equations are not determined by independent variables, but economic growth is influenced only by investment.
Kata Kunci : Melek huruf, Pengeluaran pendidikan dan kesehatan, Partisipasi siswa, Model Simultan dan Koreksi Kesalahan, Pertumbuhan ekonomi