Laporkan Masalah

Penganggaran Modal Untuk Pengembangan Perusahaan di Indo Bakery

FEBRIANTO, ARIE (Adv.: Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., M.B.A.), Indra Wijaya Kusuma, Prof., Dr., M.B.A.

2012 | Tesis | S2 Magister Management

Perusahaan menengah dan kecil biasanya mempunyai keterbatasan dalam sumber daya yang dimiliki sehingga dalam prakteknya industri tersebut tidak mempunyai pengetahuan dalam melakukan investasi sehingga ketika industri kecil ketika melakukan investasi hanya didasarkan pada intuisi saja. Dengan demikian perusahaan akan memiliki konsekwensi yang serius dimana keputusan investasi tersebut bila dijalankan dapat mendatangkan kerugian bagi perusahaan. Persaingan yang semakin ketat memaksa Indo Bakery sebagai perusahaan menengah dan kecil untuk memperluas daerah pemasarannya dengan membuka cabang baru di Yogyakarta karena itu perlu dilihat tingkat kelayakannya. Untuk tujuan tersebut digunakan analisis penganggaran modal yaitu metode Net Present Value. Permasalahan penganggaran modal ini diselesaikan dengan menggunakan simulasi. Simulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Simulasi Monte Carlo yang dibuat dengan menggunakan bantuan software Microsoft C#. Software simulasi Monte Carlo ini akan membantu mensimulasikan datadata yang berhubungan dengan keperluan pembukaan cabang sehingga akan dihasilkan suatu nilai Net Present Value. Nilai ini kemudian digunakan untuk pengambilan keputusan apakah proyek layak atau tidak secara finansial untuk dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek perluasan usaha dengan membuka cabang untuk perusahaan Indo Bakery dapat dikategorikan sebagai proyek yang layak untuk dijalankan secara finansial. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil simulasi Net Present Value yang bernilai positif (modal awal sebesar Rp. 300.000.000,00, WACC 13%, umur ekonomis proyek 4 tahun dan simulasi sebanyak seribu kali) dan hasil uji statistik dimana Net Present Value yang dihasilkan tidak memberikan hasil negatif.

Small and medium enterprises usually have the limitation at their resources because in practice they don't have knowledge at conducting some investment so when small and medium enterprises perform investment only depend on an intuition. Thereby company will have the serious consequence about the investment decision when they run the investment can conducive the loss for company. The competition force Indo Bakery as small and medium company to extend the marketing area by opening new branch in Yogyakarta because of that require to know the properness. The properness conduct with capital budgeting analysis that is Net Present Value method. This capital budgeting problems solve by using simulation. Simulation used in this research is Monte Carlo simulation method that made by using Microsoft C# software. Monte Carlo simulation software will assist to simulate data which related with opening branch so that will be yielded some value for Net Present Value. This value then used for the decision making for the project accepted or not by financial to run. The result for this research indicate that the extension project with opening branch for Indo Bakery could be categorized as competent project to run by financial. Mentioned from result of simulation that give positive value of Net Present Value (with cash outflows is Rp. 300.000.000,00, WACC 13%, economic project for four years and simulation thousand times) and result of statistical test where Net Present Value yielded donÂ’t give negative result.

Kata Kunci : Investasi,Invesment, Net Present Value, Monte Carlo simulation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.