Proverty Dynamics Analysis In Indonesian Farming Households
Febriady, Ade (Adv.: Elan Satriawan, Ph.D.), Elan Satriawan, Ph.D.
Studi ini menggunakan Fuch,s point (pendekatan relatif) untuk mengukur kemiskinan dan spell approach dalam mengidentifikasi dinamika kemiskinan di rumah tangga (RT) pertanian Indonesia yang terekam dalam IFLS3 dan IFLS4. Ditemukan, 8 persen mereka berada miskin kronis dan 28 persen miskin sementara (transient). Dalam mengukur peningkatan kesejahteraan mereka periode 2000-2007, konsumsi per kapita rumah tangga dan kepemilikan aset tumbuh masing-masing sebesar 24,73 dan 51,5 persen. Terakhir, analisis determinan dinamika kemiskinan menggunakan multinomial logit menunjukkan beberapa faktor memengaruhi kemiskinan kronis dan sementara, sementara beberapa yang lainnya terasosiasi dengan salah satu status kemiskinan. Faktor-faktor yang memengaruhi keduanya adalah keterlibatan dalam pekerjaan nonagrikultur, baik sebagai pekerjaan utama maupun hanya tambahan, capaian pendidikan, kepemilikan aset, dan keuntungan usaha pertanian. Determinan yang spesifik pada kemiskinan sementara yaitu status pernikahan kepala RT, gender kepala RT, dan berada dalam usaha perkebunan (dibandingkan petani pangan). Sementara itu, luas lahan yang diolah dan akses terhadap listrik merupakan determinan dari kemiskinan kronis.
This study applies Fuchs point (relative approach) for measuring poverty and the spell approach in identifying poverty dynamics in panel Indonesian farming households recorded in IFLS3 and IFLS4. It is found that 8 percent of them were in chronic poor and 28 percent were in transient poor. In assessing welfare improvement during 2000-2007, both households per capita consumption and assets holding grew 24.73 and 51.5 percent respectively. Finally, poverty dynamics determinants estimation using multinomial logit shows that some factors are affecting both chronic and transient poor while some others are specifically associated with each one. Factors that are affecting both are household engagement in the non-agricultural job either as primary or additional, educational attainment, assets holding and farm business profit. In transient-specific factors, there are household heads marital status and gender along with being in plantation business (compared to food crops farmers). Meanwhile, cultivated land size and electrical access are found to be the specific determinants of being chronic poor.
Kata Kunci : dinamika kemiskinan, rumah tangga pertanian, kemiskinan relatif, IFLS, poverty dynamics, farming households, relative poverty.