Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan PDRB Per Kapita Provinsi-Provinsi Di Indonesia Tahun 1993-2008
FAWAIT, MUHAMMAD (Adv.: Mudrajad Kuncoro, Prof., Dr., M.Soc.Sc.), Mudrajad Kuncoro, Prof., Dr., M.Soc.Sc.
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dan merupakan negara yang paling terdervesifikasi secara geografis. Dengan bentangan geografis yang sedemikian besar dan didukung dengan jumlah penduduk Indonesia yang banyak, pemerintah menghadapi tantangan pembangunan ekonomi yang sedemikian besar. Beberapa tantangan yang dihadapi Indonesia adalah mengatasi ketimpangan pendapatan serta mengembangkan potensi setiap daerah untuk kemajuan perekonomian. Oleh karena itu tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui potensi masing-masing provinsi untuk menjadi pusat pertumbuhan, kondisi konvergensi dan ketimpangan pendapatan setiap provinsi, serta kesesuaian program pemerintah (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia-MP3EI) dengan kondisi masing-masing daerah di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitaif deskriptif dan panel data analisis. Dari hasil uji dan estimasi didapatkan hasil bahwa Kalimantan Timur merupakan provinsi yang sejak tahun 1993 sampai 2008 mejadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Selanjutnya, semua provinsi di Indonesia kecuali Riau dan Jawa Timur mengalami konvergensi absolut. Kemudian kondisi ketimpangan pendapatan di masing-masing provinsi juga beragam. Hasil terakhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa MP3EI sudah sesuai dengan kondi dan potensi masing-masing daerah kecuali untuk Pulau Sulawesi.
Indonesia, one of the most highly populated countries in the world, faces some challenges in economic development issues. Addressing income inequality and developing the potential of each region for economic progress are the challenges for Indonesian government. Therefore the aims of this research are to determine the potential of each province to be a center of economic growth, convergence conditions and income inequality among the provinces, as well as the appropriateness of government programs (Master Plan for the Acceleration and Expansion of Indonesia's Economic Development-MP3EI) with the conditions of each region in Indonesia .
The methods used in this research are quantitative and qualitative analysis. The result shows that East Kalimantan was the center of economic growth in Indonesia from 1993 to 2008. Furthermore, all except Riau and East Java experienced absolute convergence. Then the conditions of inequality in each province were also diverse. The latest results of this study indicated that MP3EI was in accordance with the economic potential of each region except for the island of Sulawesi.
Kata Kunci : Growth pole, convergence, inequality, MP3EI, Pusat pertumbuhan, konvergensi, ketimpangan, MP3EI