Hubungan Pengetahuan Pajak dan Kepatuhan Pajak di Kota Surakarta(studi Kasus Pajak Bumi dan bangunan)
FATMITA YOGA RATRI S (Pembimbing: Revrisond Baswir, Drs., M.B.A.), Revrisond Baswir, Drs., M.B.A.
Usaha pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara secara mandiri semakin digalakkan. Salah satu upaya untuk meningkatkan penerimaan mandiri yaitu melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pajak. Hal ini tentunya tidak mudah, diperlukan peran aktif baik oleh petugas pajak maupun oleh wajib pajak. Peran aktif wajib pajak paling utama yaitu melalui kesadaran dan kepatuhan wajib pajak. Namun kenyataanya masih cukup banyak masyarakat yang tidak patuh dalam memenuhi kewajiban perpajaknnya. Perlu diketahui bahwa rendahnya kepatuhan tentunya tidak dapat dilepaskan dari kurangnya pemahaman serta pengetahuan tentang pajak dan manfaatnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pajak dan kepatuhan wajib pajak, serta mengetahui pengaruh pengetahuan pajak terhadap kepatuhan pajak di wilayah kota Surakarta terkait Pajak Bumi dan Bangunan. Pajak Bumi dan Bangunan dipilih karena merupakan salah satu pajak yang relatif kecil namun mempunyai peranan dalam pembangunan negara serta merupakan pendidikan dan kegotongroyongan keikutsertaan masyarakat.
Penelitian dilakukan dengan metode survey dengan menyebarkan 384 kuesioner tertutup kepada masyarakat kota Surakarta. Selanjutnya data akhir yang terkumpul yaitu sebanyak 250 dianalisis dengan korelasi Pearson dan analisis regresi sederhana dengan bantuan program statistik SPSS versi 17.0
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan kuat antara pengetahuan pajak dan kepatuhan pajak, ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar 0,747. Selanjutnya diperoleh hasil bahwa ternyata pengetahuan pajak (X) berpengaruh signifikan sebesar 0,493 terhadap kepatuhan pajak (Y) ditunjukkan dengan persamaan regresi Y = 12,303 + 0,493 X
Goverrnments effort to improve independently internal revenue become intensive from day to day. These effort include extensification and intensification of tax. This ,of course is not easy way to go. An active participation from tax employee and tax payers must be needed. Tax awareness and tax compliance are two of concrete participation from tax payers. However, there is many tax payers have a low level of tax compliance. Minimum knowledge,information and understanding of tax and its use can not be separated from tax compliace problems.
Objectives of this research are analyzing correlation between tax knowledge and tax compliance also the influence of tax knowledge to tax compliance at Surakarta with Property Tax as a case study. Property tax is preferred by researcher because of this tax describe education and participation of mutual cooperation of society.
Researcher use survey method by spread 384 questionairre to Surakarta citizen. 250 final data collected then analyze using Pearsons correlation and Linear Regression with statistics program SPSS for WINDOWS version 17.0
Result of this research shows positive and strong relationship between tax knowledge and tax compliance proved by Pearsons correlation statistic value 0,747. Second, using 5% probability there is significant influence of tax knowledge (X) to tax compliance (Y) shows by regression equation Y= 12,303 + 0,493X.
Kata Kunci : tax knowledge, tax compliance, property tax, pengetahuan pajak, kepatuhan pajak, pajak bumi dan bangunan