Laporkan Masalah

PENERAPAN ANALISIS TIPOLOGI PERTUMBUHAN, LOCATION QUOTIENT DAN SHIFT-SHARE PADA PEREKONOMIAN DAERAH

FARIED WIJAYA MANSOER,

2000 | Tesis | S2 MEP

Riset ini bertujuan untuk mengetahui laju dan tipologi pertumbuhan ekonomi di 26 provinsi kita selama kurun waktu 1995-1998. Selain itu is juga berupaya untuk mengetahui sektor-sektor andalan dan perubahan struktur ekonomi ke-26 provinsi tersebut.

Data yang dipergunakan adalah data sekunder berupa produk domestik regional bruto (PDRB) dan produk domestik bruto (PDB) serta pendapatan per kapita dari 26 provinsi dan nasional yang diperoleh dari Biro Pusat Statistik. Metoda analisis data dan pembahasan dilakukan dengan menggunakan (1) tipologi Klassen untuk mengetahui laju dan tipologi pertumbuhan, (2) Location Quotient (LQ) untuk

mengidentifikasi sektor andalan, dan (3) Shift-share dengan modifikasi Arcellus untuk mengetahui perubahan struktur ekonomi regional.

Hasilnya menunjukkan bahwa provinsi-provinsi di Jawa relatif lebih rendah dalam hal pertumbuhan ekonomi dibanding provinsi lain. Bahkan klasifikasi untuk

daerah relatif tertinggal dihuni oleh dua provinsi yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sedangkan kategori daerah maju dan tumbuh cepat adalah provinsi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan,

Kalimantan Timur, Bali, dan Papua. Semuanya berada di luar Jawa. Krisis ekonomi yang mulai terjadi sejak tahun 1997 sampai sekarang merupakan penyebab ketertinggalan Jawa relatif dengan provinsi di luar Jawa tersebut.

Analisis identifikasi lapangan usaha (lapus) andalan dengan menggunakan analisis LQ _menunjukkan bahwa pertanian, pertambangan dan penggalian, transportasi dan komunikasi, dan jasa-jasa merupakan lapus-lapus yang dapat

dijadikan andalan rata-rata provinsi di Indonesia selama periode 1995-1998.

Sedangkan perubahan struktur ekonomi rata-rata provinsi periode 1995-1998 berupa penurunan PDRB sebesar 138 milyar rupiah.

Sedangkan klasifikasi tingkat pembangunan yang dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar daerah berada dalam kelompok sedang; hanya empat provinsi masuk dalam klasifikasi baik yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,

Kalimantan Selatan dan Bali; dan empat provinsi masuk klasifikasi kurang yaitu Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Kata Kunci : Tipologi Pertumbuhan, Location Quotient, Shift-Share


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.