Analisis perbandingan kinerja antara bank berprinsip syariah dan bank konvensional periode tahun 2004-2008
FANDY NUARY, Drs. Irfan Nursasmito, M.Si
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja antara bank berprinsip syariah dan bank konvensional dan menguji apakah terdapat perbedaan kinerja antara bank berprinsip syariah dan bank konvensional jika diukur dari Capital Adequacy Ratio (aspek permodalan), Non Performing Loan dan Rasio Pemenuhan Penghapusan dan Penyisihan Aktiva Produktif (aspek kualitas aktiva produktif), Return on Asset dan Return on Equity (aspek rentabilitas), Loan to Deposit Ratio (aspek likuiditas), Biaya Operasional dibagi Pendapatan Operasional dan Net Interest Margin (aspek efisiensi). Periode tahun yang digunakan sebagai sample penelitian adalah tahun 2004-2008. Jumlah sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 17 bank, yang terdiri dari 3 bank umum syariah dan 14 bank umum konvensional. Dalam membandingkan kinerja antara bank berprinsip syariah dan bank konvensional, digunakan alat uji statistik yaitu Independent Sample T-test untuk data yang berdistribusi normal dan Mann whitney U untuk data yang tidak berdistribusi normal.
Hasil penelitian pada aspek permodalan yang diukur dengan CAR, aspek kualitas aset produktif yang diukur dengan NPL dan Pemenuhan PPAP, aspek rentabilitas yang diukur dengan ROA dan ROE, dan aspek likuiditas yang diukur dengan LDR, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank berprinsip syariah dan bank konvensional. Dimana bank syariah memiliki struktur permodalan, kualitas aset produktif, kemampuan untuk menghasilkan keuntungan, serta kualitas penyaluran kredit yang masih dibawah bank konvensional. Sedangkan pada aspek efisiensi, terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank berprinsip syariah dan bank konvensional, dimana bank berprinsip syariah memiliki kemampuan untuk menghasilkan pendapatan operasional bersih yang lebih baik dibanding bank konvensional. Dan jika diukur dari BOPO, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank syariah dan bank konvensional.
The objectives of this research are to compare the performance between Islamic bank with syariah principles and conventional bank, and test whether the performance differences between them if measured from Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan, and Loan-loss provisioning ratio (asset quality aspect), Return on Asset and Return on Equity, Loan to Deposit Ratio (liquidity aspect), ratio of operation expenses to operating income and Net Interest Margin (efficiency aspect). Year period used as research samples is the year of 2004-2008. 17 banks were used as samples, which consists of 3 Islamic Banks and 14 conventional banks. In comparing the performance between banks, Independent Sample T-Test was used for data with normal distribution and Mann Whitney U for data which not normally distributed.
The result of research on capital aspects measured with CAR, asset quality measured with NPL and requirement for provision of earning asset, rentability aspects measured with ROA and ROE, liquidity aspects measured with LDR, shows that there are significant performance differences between Islamic and conventional bank. Islamic bank have a capital structure, quality of productive asset, profit capability, and quality of loans distribution that still below the conventional bank. In efficiency aspect, there is a significant performance differences between Islamic banks and conventional banks, Islamic banks have the ability to generate higher net operating income than conventional banks. And if measured with ratio of operation expenses to operating income, there is no significant difference in performance between Islamic banks and conventional banks.
Kata Kunci : Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan dan Rasio PPAP, Return on Asset dan Return on Equity, Loan to Deposit Ratio,Net Interest Margin,