Pengaruh Konteks dan Pengetahuan Akuntansi Terhadap Perhitungan Biaya Kesempatan Dalam Pengambilan Keputusan Alokasi Sumberdaya
FAJARIANTO (Pembimbing: Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA), Dr. Indra Wijaya Kusuma, MBA
INTISARI
Teori ekonomi menekankan bahwa biaya kesempatan relevan untuk pengambil keputusan alokasi sumberdaya, sementara riset akuntansi empiris yang ada menunjukkan bahwa pengambil keputusan cenderung mengabaikan informasi biaya kesempatan. Walaupun penelitian sebelumnya menyediakan fakta bahwa individu cenderung mengabaikan biaya kesempatan, tetapi belum ditemukan faktor yang mempengaruhi kecenderungan pengambil keputusan mengabaikan biaya kesempatan. Penelitian yang dilakukan akhir-akhir ini memperluas riset sebelumnya dengan menjelaskan apakah perbedaan pengetahuan mengenai kaidah berdasar pada GAAP dan konteks keputusan mempunyai hubungan terhadap pengabaian yang dilakukan oleh pengambil keputusan dalam mempertimbangkan biaya kesempatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji prediksi apakah konteks keputusan dan tingkat pengetahuan akuntansi mempengaruhi pengambil keputusan dalam mempertimbangkan biaya kesempatan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan eksperimen laboratoris. Penelitian dilakukan dengan menggunakan a between-subjects experimental designs, ada dua faktor yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini yaitu: pengetahuan akuntansi dan konteks keputusan. Konteks keputusan dimanipulasi menggunakan dua kasus alokasi sumberdaya, konteks bisnis dan konteks personal. Tingkatan pengetahuan akuntansi diukur dengan dichotomous categorical: grup pengetahuan akuntansi rendah dan grup pengetahuan akuntansi tinggi. Kelompok eksperimen diasumsikan bertugas sebagai konsultan keuangan yang diminta partnernya untuk merekomendasikan alokasi sumberdaya dari seorang klien. Metoda analisis eksperimen ini dengan menggunakan t test dan regresi. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengabaian biaya kesempatan dalam keputusan alokasi sumberdaya bisnis antara pengambil keputusan yang memiliki pengetahuan akuntansi tinggi dengan pengambil keputusan yang memiliki pengetahuan akuntansi rendah. Hasil eksperimen juga menunjukkan bahwa subjek dengan pengetahuan akuntansi tinggi mengabaikan biaya kesempatan yang lebih besar dalam konteks bisnis dari pada konteks personal, hasil penelitian ini mendukung hasil-hasil penelitian sebelumnya.
Kata Kunci: Biaya Kesempatan, Struktur Pengetahuan, Pengetahuan Akuntansi, Konteks Keputusan
ABSTRACT:
Economic theory stresses that opportunity costs are relevant to resource allocation decision, while prior empirical accounting research finds that decision makers tend to ignore opportunity costs information. Although prior studies provide evidence that individuals tend to ignore opportunity costs, they do not specify factors that influence the tendency to ignore these costs. The current study extends prior research by examining whether differential knowledge of GAAP-based rules and decision context are related to the failure to consider opportunity costs. The goals of this study are to test predictions whether decision context and the level of accounting knowledge affect a decision maker's consideration of opportunity costs. This study was performed using laboratory experiment. The experiment was performed using a between-subjects experiment designs, focusing two factors: accounting knowledge and decision context. The level of accounting knowledge was measured as a dichotomous categorical: the low-accounting knowledge group and the high-accounting knowledge group. The experimental group assumed the role of a financial consultant asked by a partner to recommend a resource allocation for a new client. The analysis used in the experiment were t test and regression. The experiment's result indicates that there is no significantly different in ignoring opportunity costs in a business resource allocation for decision makers with high accounting knowledge as well as with low accounting knowledge. The experiment also indicates that subjects with high accounting knowledge ignore a greater number
of opportunity costs in business context than personal context, the study result confirmed prior empirical accounting research.
Key words: Opportunity Costs, Knowledge structures, Accounting knowledge, Decision context.
Kata Kunci : Biaya Kesempatan, Pengabaian Biaya Kesempatan Dalam Pengambilan, Tujuan Maksimalisasi