Pengaruh publikasi merjer terhadap kinerja saham perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
Ervinna (Adv.Dr.Supriyono,R.A.,SU), Dr.Supriyono,R.A.,SU
2004 | Skripsi | S1 Extention - Accounting
Persaingan bisnis yang semakin ketat dan kompetitif membuat perusahaan harus dapat bersaing untuk dapat tetap bertahan dan mengembangkan usahanya. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah dengan melakukan merjer dengan perusahaan lain. Perusahaan publik yang melakukan merjer, akan melakukan publikasi atas aktivitas merjer yang dilakukannya.
Publikasi merjer merupakan suatu pengungkapan informasi mengenai peristlwa atau kejadian-kejadian penting yang mungkin mempengaruhi harga saham, yang terjadi di dalam perusahaan kepada Bapepam, Bursa Efek Jakarta dan ma¬syarakat, melalui pengumuman di lantai bursa maupun surat kabar. Pengungkapan informasi ini diatur oleh Bapepam melalui Peraturan Bapepam No.K.C.l Lampi¬ran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep 22/PM/1991, tertanggal 19 April 1991 tentang keterbukaan informasi yang harus diumumkan kepada publik (public disclosure) paling lambat dua hari setelah keputusan atau terjadinya peristiwa atau keterangan penting dan relevan yang mungkin mempengaruhi harga saham.
Publikasi merjer akan mengakibatkan perubahan terhadap kondisi dan kemampuan finansial perusahaan pada masa yang akan datang, yang akan mempengaruhi penilaian investor terhadap perusahaan tersebut. Perubahan penilaian in¬vestor terhadap perusahaan akan mengakibatkan perubahan terhadap harga saham perusahaan tersebut. Perubahan terhadap harga saham akan tercermin dalam abnormal return yang diperoleh pemegang saham, dan abnormal return tersebut merupakan indikator kinerja saham suatu perusahaan. Dengan demikian, berarti perubahan penilaian investor atas prospek perusahaan yang melakukan merjer akan berdampak pada kinerja saham perusahaan tersebut.
Penelitian ini merupakan suatu studi peristiwa (event study) yang bertujuan untuk menguji kandungan infonnasi dari peristiwa publikasi merjer yang dilaku¬kan oleh perusahaa dan untuk mengetahui pengaruh publikasi meIjer tersebut ter¬hadap kinerja saham perusahaan. Lamanya periode pengamatan adalah 11 hari, yaitu 5 hari sebelum tanggal publikasi merjer, 1 hari pada tanggal publikasi merjer, dan 5 hari sesudah tanggal publikasi merjer. Sampel dalam penelitian ini diambil dari perusahaan yang sudah go public dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1990-2003 yang publikasi merjer selama tahun 1998-2003.
Hasil pengujian hipotesis pertama menyimpulkan bahwa bahwa publikasi merjer dalam jangka pendek tidak memiliki kandungan informasi yang dapat menimbulkan reaksi pasar, karena walaupun terdapat AAR selama periode pengamatan, namun nilai AAR tersebut tidak berbeda signifikan dengan no1. Hasil pengujian hipotesis kedua menyimpulkan bahwa dalam jangka pendek publikasi merjer secara signifikan mempengaruhi kinerja saham yang diukur dengan cumulative abnormal return (CAAR). Hasil pengujian hipotesis ketiga menyimpulkan bahwa dalam jangka pendek publikasi merjer berpengaruh negatif terhadap kineIja saham karena mengakibatkan penurunan kinerja saham.
Penelitian selanjutnya, sebaiknya menggunakan periode penelitianjangka panjang untuk mengetahui kandungan informasi dari peristiwa publikasi merjer dan dampaknya terhadap kinerja saham perusahaan publik.
Kata Kunci : publikasi merger,merger