Pengaruh akrual diskresioner terhadap return awal dengan variabel moderasi kualitas auditor
Endang Raino Wirjono (Adv. Prof.Dr. Zaki Baridwan, M. Sc) , Prof.Dr. Zaki Baridwan, M. Sc
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh earnings management (yang diukur dengan akrual diskresioner) terhadap pengambilan keputusan investasi oleh investor di pasar perdana (diukur dengan return awal) dengan kualitas auditor sebagai variabel moderasi (dikategorikan dengan auditor bigfive dan non bigfive). Penelitian-penelitian empiris di Indonesia membuktikan bahwa perusahaan¬perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana, melakukan manajemen laba dalam laporan keuangan terakhir sebelum penawaran. Manajemen laba dalam proses penawaran umum perdana terjadi akibat adanya asimetri informasi antara manajemen dengan investor. Investor tidak dapat mengakses informasi tentang perusahaan sebelum go public. Informasi publikasian satu-satunya yang dapat digunakan oleh investor sebagai dasar pengambilan keputusan adalah prospektus.
Informasi-informasi daalm prospektus terdiri dari informasi akuntansi dan non akuntansi. Penelitian ini memfokuskan pada informasi akuntansi dan dimoderasi dengan informasi non akuntansi yaitu kualitas auditor. Auditor big five dapat mengurangi asimetri informasi karena memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan auditor non big five.
Hasil penelitian mengindikasikan bahwa variabel kualitas auditor tidak mempengaruhi hubungan antara akrual diskresioner dengan return awal. Selang waktu antara diterbitkannya prospektus dengan pembuatan keputusan investasi oleh investor di pasar perdana berpotensi untuk menimbulkan banyak dampak pengganggu dalam proses penawaran umum perdana. Faktor-faktor pengganggu ini mungkin menyebabkan hasil dalam penelitian ini menjadi tidak signifikan.
The objective of this study is to investigate the impact of earnings management (measured by discretionary accruals) on decision making by investors in primary market (measured by initial return) with auditor quality (categorized by big five and non big five auditors) as moderating variable. Empirical research in Indonesia provide evidence that IPO firms execute income increasing discretionary accruals in the last financial statement before the offerings. Earnings management in the IPO process occurred because of information asymmetry between management and investors. Investors do not have to obtain information about the firms before they go public. Investors have to rely extensively on the prospectus for relevant financial information
Information in the prospectus consist of accounting and non accounting information. This study is focused on the impact of accounting information (discretionary accruals) to initial return and moderating by non accounting information (auditor quality). Results of this study indicate that auditor quality does not have significant impact on the relationship between discretionary accruals and initial return. The time lag between prospectus publication and decision making by investor in primary market can emerge many confounding effects in the IPO process. This situation may cause insignificant results of this study.
Kata Kunci : Initial Public Offering, Information Asymmetry, Discretionary Accruals, Initial Return, Auditor Quality