Laporkan Masalah

Pola Permintaan Pariwisata, Wisatawan Asal Enam Negara (Singapura, Malaysia, Jepang, Australia, Jerman, dan Amerika Serikat) di Indonesia tahun 1990-2008

EKO WAHYU SUNARYA (Pembimbing: Amirullah Setya Hardi, S.E. Cand Oecon), Amirullah Setya Hardi, S.E. Cand Oecon

2010 | Skripsi | S1 Economics

Kegiatan pariwisata di Indonesia telah memberikan sumbangan sebesar 11,03 % terhadap total PDB Indonesia dan menyumbang devisa sebesar US$ 7,4 miliar. Pariwisata merupakan salah satu kegiatan ekonomi paling penting di Indonesia, tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, tapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan, merangsang pertumbuhan industri pariwisata, dan pada akhirnya dapat memicu pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan pariwisata di Indonesia, menggunakan pendekatan pengeluaran wisatawan. Penelitian ini menggunakan gabungan dari data time series dan cross section (data panel) untuk mengestimasi fungsi permintaan pariwisata di Indonesia dari enam negara utama pengirim wisatawan, yaitu Singapura, Malaysia, Jepang, Australia, Jerman, dan Amerika Serikat, yang telah menyumbang sekitar 59,5 % dari total wisatawan yang datang ke Indonesia. Fungsi permintaan pariwisata ini menggunakan empat variabel independen dari sisi permintaan (pendapatan per kapita, harga relatif) dan sisi penawaran (kapasitas akomodasi, investasi dalam negeri).

Hasil analisis memperlihatkan bahwa dari sisi permintaan, pendapatan per kapita merupakan variabel yang paling signifikan. Sedangkan dari sisi penawaran, kapasitas akomodasi merupakan variabel yang paling signifikan, namun mempunyai hubungan negatif dengan permintaan pariwisata.

Tourism activity in Indonesia is responsible for about 11,03 % of the national product with tourism income of US$ 7,4 billion. Tourism is a most important economic activity in Indonesia, that it not only increases income, but also creates employment opportunities, stimulates the growth of the tourism industry and by virtue of this, triggers overall economic growth.

The main purpose of this study is to analyze the determinants of tourism demand in Indonesia, use tourism expenditure approach. This study use a combination of time series and cross section (panel data) to estimate the demand function of tourism in Indonesia by considering six main countries as the basic tourism suppliers, Singapore, Malaysia, Japan, Australia, Germany, and United States, responsible for almost 59,5 % of the total tourism inflows in this country. The demand function of tourism in this study use four independent variables from the demand factors (per capita income, relative prices) and the supply factors (accommodation capacity, domestic investment).

The result of empirical analysis shows that per capita income is the most important demand determinant. From supply side, accommodation capacity is the most important supply determinant, but has a negative relationship with tourism demand.

Kata Kunci : tourism demand, panel data analysis, tourism expenditure, permintaan pariwisata, analisis data panel, pengeluaran wisatawan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.