Manfaat analisis rasio keuangan dalam memprediksi perubahan laba: suatu studi empiris pada perusahaan real estate & property yang terdaftar di BEJ tahun 1998-2001
Paramita, Intan Rosalin. (Adv.: Wiwin Rahmanti, SE.,M.Com.),
Wiwin Rahmanti, SE.,M.Com.
ini bertujuan untuk menguji kemampuan rasio keuangan dalam memprediksi perubahan laba perusahaan real estate & property di masa mendatang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data gabungan dari data seksi silang (cross sectional) dan data urut waktu (time series). Data tersebut merupakan data sekunder yang diambil dari buku Indonesian Capital Market Directory yaitu laporan keuangan 31 perusahaan real estate & property pada tahun 1998, 1999, 2000 dan 2001. Laporan keuangan tahun 1998, 1999 dan 2000 digunakan untuk menghitung perubahan relatif dalam rasio keuangan, sedangkan laporan keuangan tahun 1999, 2000 dan 2001 digunakan untuk menghitung perubahan laba relatif.
Rasio -rasio keuangan yang merupakan variabel independen dalam penelitian ini adalah rasio-rasio keuangan yang diadopsi dari rasio keuangan yang digunakan oleh peneliti sebelumnya yaitu Beaver (1966), Altman (1968), Libby (1975), dan Machfoedz (1994). Sedangkan perubahan laba relatif yang merupakan variabel dependen dari penelitian ini adalah laba sebelum pajak, tidak termasuk item extraordinary, discontinued operation, dan perubahan kebijakan akuntansi.
Setelah pengukuran masing-masing rasio keuangan dan tingkat perubahan laba, peneliti menggunakan analisis regresi berganda metode stepwise untuk menguji pengaruh antara rasio keuangan yang terpilih dalam model dengan perubahan laba perusahaan real
estate & property di Indonesia di masa mendatang. Hasil analisis regresi berganda metode Stepwise tersebut menunjukkan bahwa terdapat tiga rasio keuangan yang dapat digunakan untuk memprediksi perubahan laba di masa mendatang, yaitu 1 rasio berkategori liquidity yaitu Net Worth and Total Liabilities to Fixed Assets (NWTLFA), 1 rasio berkategori productivity yaitu Curent Assets to Total Assets (CATA) dan 1 rasio berkategori investment intensiveness yaitu Current Assets to Sales (CAS). Penelitian tersebut sama dengan hasil dari penelitian-penelitian sebelumnya yaitu penelitian yang dilakukan oleh Machfoedz (1994) yang menemukan bahwa rasio Net Worth and Total Liabilities to Fixed Assets (NWTLF A) merupakan proxy yang bagus untuk memprediksi perubahan laba di masa mendatang serta Beaver (1966) yang menemukan bahwa rasio Curent Assets to Total Assets (CATA) dan Curent Assets to Sales (CAS) sangat berguna untuk prediksi kebangkrutan perusahaan dan penelitian ini membuktikan bahwa kedua rasio tersebut juga berguna untuk memprediksi laba perusahaan di masa mendatang.
Kata Kunci : Rasio keuangan, Laba, Properti, Real estate