Analisis Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Income Smoothing (Perataan Laba): studi empiris perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta 2005-2006
Dwimartanti, Novie, Drs. SUmiyana, M.Si., Ak.
2008 | Skripsi | S1 Extention - Accounting
Penelitian ini dirancang untuk menjelaskan tentang perataan laba di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perataan laba. Perataan laba dapat didefinisikan sebagai sarana yang digunakan oleh manajemen untuk mengurangi variabilitas urut-urutan pelaporan penghasilan relatif terhadap beberapa urut-urutan target yang terlihat karena adanya manipulasi variabel-variabel (akuntansi) semu atau (transaksi) riil (Koch, 1981). Tindakan perataan laba ini penting dilakukan karena tindakan ini dapat menghasilkan perlakuan disfungsional untuk mengatasi perbedaan kepentingan antara pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan, khususnya Laporan Rugi Laba.
Penelitian ini melibatkan 74 perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta selama dua tahun dari tahun 2005 sampai tahun 2006 tidak termasuk tahun 2004. Tujuh puluh empat perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta dipilih menggunakan (purposive) judgement sampling, metode pengambilan sampel penelitian. Faktor yang diteliti adalah ukuran perusahaan, net profit margin, dan sektor industri. Untuk mengklasifikasikan tindakan perataan laba menggunakan indeks Eckel. Metode yang digunakan untuk meneliti hipotesis penelitian adalah logistic regressions. Kesimpulan yang diperoleh adalah semua faktor yang dihipotesiskan tidak mempunyai pengaruh terhadap perataan laba. Kata kunci: Perataan Laba, Ukuran Perusahaan, Net Profit Margin, Sektor Industri.
This research is designed to examine the income smoothing in Indonesia. The objective of this research is to identify factors which have an influence on income smoothing. Income smoothing can be defined as a means used by management to diminish the variability of a stream of reported income numbers relative to some perceived target stream by the manipulation of artificial (accounting) and real (transactional) variables (Koch, 1981). Income smoothing practice is important because this practice can is a result of the disfunctional behaviour which arise as from conflicts among parties who have interest on the financial statements of the companies, especially the income statement. This research involved 74 listed companies in Jakarta Stock Exchange during two years from 2005 until 2006 which excluded the data of 2004. Seventy four listed companies in Jakarta Stock Exchange selected using (purposive) judgement sampling method were used as research sample. The factors being examined were size, net profit margin, and industrial sectors. To determine the incidence of income smoothing practice, Eckel index was used. The method used to test this hypothesis is logistic regressions. The conclusion stated that all factors hypothesized were not influence with income smoothing. Keywords: income smoothing, company size, net profit margin, industrial sectors.
Kata Kunci : Income Smoothing; Perataan Laba; Manajemen Laba