Analisis Pelaksanaan dan pengaruh program Penanggulangan Kemiskinan pada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan di Kecamatan Imogri, Kabupaten bantul Tahun 2009
DIMAS BANGUN KUSUMA MUDA (Pembimbing: Iswardono sarjono Permono, Prof., Dr., M.A), Iswardono sarjono Permono, Prof., Dr., M.A
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara statistik pengaruh pelaksanaan pedoman umum Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul, tahun 2009 terhadap peningkatan pendapatan masyarakat penerima manfaat program. Penulis menggunakan data primer dari responden yang kemudian diolah menggunakan regresi dan diuji dengan uji t-statistik dan uji F. Hasil yang diperoleh adalah bahwa penciptaan kesempatan kerja, kapasitas pemerintah, modal sosial masyarakat, inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna, pengintensifan upaya pemberdayaan masyarakat, penerapan keterpaduan dan sinergi pembangunan, pembangunan manusia, pendidikan responden, asal responden dari desa Sriharjo berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan penerima manfaat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan. Sedangkan variabel kesejahteraan, sinergi antar unsur/kelompok, keberdayaan dan kemandirian masyarakat, demokratis, kesederhanaan, pemanfaatan kecamatan, masyarakat sebagai penentu, pelaku utama pembangunan, pendidikan tertinggi keluarga responden, asal responden dari desa Wukirsari terbukti tidak signifikan mempengaruhi peningkatan pendapatan.
This research examined impact of operation in The National Community Empowerment Program on income for 2009. The location of research is Imogiri, part of district in Bantul. This observation using primary data from questionnaire that distributed to PNPM receiver. The primary data analyzed by ordinary least square (OLS) and than test by F-statistic and t-statistic test. The result of t-statistic test show that employment, government transfer, social capital, innovation and technology, learning of empowerment, collaboration and synergy in development, human development, education, the individual origin from Sriharjo are significantly have impact on individual income. In the other hand we found that welfare, synergy in community, societys self-sufficiency, democratic, simplicity, kecamatan as centre of program, society as decision maker, higher education in familys member, individual came from are not have enough impact on income.
Kata Kunci : The National Community Empowerment Program, Income, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, PNPM-Mandiri, Peningkatan Pendapatan