Laporkan Masalah

Strategi Bisnis Dan Pendekatan Perusahaan Pada Lingkungan Natural

Dian Ekowati (Pembimbing: Hani Handoko, Dr., M.B.A.), Hani Handoko, Dr., M.B.A.

2016 | Tesis | S2 Management

Banyaknya kasus pelanggaran lingkungan oleh perusahaan di Indonesia menunjukkan sedikitnya perusahaan yang memiliki kepedulian pada lingkungan. Rendahnya tingkat kepedulian ini bukan hanya kesalahan perusahaan tetapi juga karena longgarnya peraturan pemerintah. Untuk menghindari hal tersebut, perusahaan harus menyadari bahwa mereka perlu mempertimbangkan faktor lingkungan sebagai salah satu aspek yang akan mendukung peningkatan daya saingnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, perusahaan perlu mengadopsi penuekatan untuk menghadapi permasalahan strategis, struktural, dan konstektual, yang salah satunya adalah permasalahan lingkungan (Aragon-Correa, 1998). Aragon-Correa (1998) memberikan alternatif solusi melalui pengikutsertaan isu lingkungan natural dengan pandangan yang lebih proaktif sebagai konsideran dalam mengubah model strategi perusahaan. Dalam penelitiannya, Aragon-Correa (1998) memberikan bukti adanya hubungan antara proaktivitas strategi bisnis dengan pendekatan perusahaan pada lingkungan natural. Penerapan strategi ini dapat mempengaruhi langkah perusahaan dalam melakukan pendekatan pada lingkungan. Lebih jauh, strategi berhubungan dengan pencapaian obyektif perusahaan (Porter, 1980). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan strategi bisnis perusahaan dengan pendekatan perusahaan pada lingkungan natural serta juga berusaha mengkaji apakah perbedaan industri di Indonesia juga berdampak pada pendekatan perusahaan.

Dengan menggunakan analisis regresi bertingkat untuk menjawab pertanyaan mengenai apakah terdapat hubungan antara strategi bisnis dan pendekatan perusahaan pada lingkungan natural, penelitian ini berhasil menguji adanya hubungan tersebut. Faktor yang signifikan mempengaruhi pendekatan perusahaan pada lingkungan adalah kecenderungan strategi bisnis diferensiasi sebagaimana ditunjukkan pada pendekatan operasi manajemen lingkungan natural tradisional dan pendekatan pencegahan secara modern atau hers ifat

sukarela. Perusahaan yang cenderung menerapkan strategi kepemimpinan biaya (Cost Leadership) sangat mungkin untuk meminimalisasi pelaksanaan tanggung jawab social terhadap lingkungan. Selain itu, ukuran perusahaan menjadi faktor yang signifikan pengaruhnya dal-am menentukan hubungan antara strategi bisnis perusahaan dengan pendekatan perusahaan pada lingkungan natural. Namun demikian, pengakomodasian aspek lingkungan natural dalam fungsi manajemen tidak hanya ditentukan oleh ukuran perusahaan atau jumlah karyawan yang dimiliki perusahaan tetapi juga ditentukan oleh kemampuan perusahaan untuk memilih dan memanfaatkan isu-isu lingkungan dalam pelaksanaan manajemennya. Hasil ini mendukung hipotesis penelitian yang dilakukan oleh Aragon-Correa (1998). Sementara itu, pendekatan pengembangan citra hijau perusahaan/informasi tidak mensyaratkan pentingnya Skala perusahaan maupun strategi bisnis dalam pelaksanaannya.

Implikasi yang muncul dari basil tersebut adalah bahwa balk perusahaan kecil atau perusahaan besar, yang perlu dilakukan adalah berusaha ice arah peningkatan kemampuan manajemen untuk mengakomodasi masalah yg berkaitan dengan aspek lingkungan natural. Efek positif hubungan strategi bisnis dan pendekatan perusahaan ini akan memunculkan kemungkinan keunggulan kompetitif perusahaan. Lebih jauh lagi, keunggulan kompetitif ini merupakan basil dari konsistensi strategi bisnis, pendekatan perusahaan pada lingkungan natural, dan karakteristik organisasional lainnya. Berdasarkan uji ANOVA, penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai pendekatan perusahaan pada lingkungan ditinjau dari tipologi industri perusahaan. Namur demikian, penelitian ini tidak mengkaji lebih dalam mengenai sumber-sumber perbedaan tersebut. Hasil ini mendukung penelitian Aragon-Correa (1998).

The issue of natural environment has attracted serious concerns from the world business people and became a crucial part of international trade issues. Therefore, companies which intend to enter into global trade, are challenged to comprehend relationships between pollution prevention, ISO 14000 program, government regulations, environmental

awareness, environmental performances, and work opportunities. In addition to this, a lot of environmental violation cases in Indonesia indicate that there are only a few companies have environmental concerns This is not only as a result of company negligence on environmental problems but also because of lack of law enforcement from the government.

In order to avoid these problems, companies have to realize that they must consider natural environment as a potential aspect to enhance their competitive advantages. Related to those issues, companies need to adopt approaches to face strategic, structural, and contextual problems which one of those is environmental problem (Aragon- Correa, 1998). Aragon-Correa (1998) provides a solution .alternative by attaching natural environment issue with a proactive view as a consideration in changing firm's strategic model. In his research, Aragon-Correa (1998) argues that there is a relationship between business strategy proactivity with firm approach to the natural environment. A strategy application itself could influence firm's viewpoint in having approach to the natural environment. Moreover, business strategy tendencies correlate with company's objective achievements (Porter, 1980).

This research aims to analyze relationships between business strategy and firm approach to the natural environment. Besides that, this study also intends to examine whether industrial differences influence on firm approach to the natural environment. Using Hierarchical Regression Analysis to answer question on whether there is any relationships between business strategy and firm approach to the natural environment, this study successfully examined that relationship. A factor, which significantly influences firm approach to he natural environment, is Differentiation strategy as shown in "Traditional Natural Environmental Management Operation" and "Modern Or Voluntarily Prevention". On the other side, companies tend to apply Cost Leadership strategy are potential to lessen their environmental responsibility implementations. Besides that, firm size turns out to be a considerable factor in profiling relationships between business strategy and firm approach to the natural environment. Nevertheless, natural environment aspect accommodations in management function are not only determined by firm size or number of employee owned by companies, but also influenced by companies' ability to select, employ, and performing natural environmental issues on their management. These findings are analogous with research hypotheses of Aragon-Correa (1998). Moreover, "green image building/information" does not require the existence of firm size and business strategy

tendencies in its realization. An implication of this result is that whether it is a big company or even the small one, company needs to try to improve its management ability to accommodate natural environmental-related problems.

Positive consequences of relationships between business strategy and firm approach to the natural environment will promote potential firm's competitive advantages. Furthermore, those competitive advantages are mixture of business strategy consistency, firm approach to the natural environment, and other organizational characteristics. Last but not least, based on ANOVA test, results present that there are differences of firm approach to the natural environment from the perspective of industrial typologies. This outcome support research results done by Aragon-Correa (1998). However, this research does not compose an investigation on its source of differentiations.

Kata Kunci : natural environmental management practices, approach to the natural environment, business strategies, industrial typology


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.