Analisis Perdagangan Intra Industri Idnonesia Jepang 1981-1997
Diah Wahyuningsih (Pemd : Dr. Arief Ramelan Karseno, MA), Dr. Arief Ramelan Karseno, MA
Perdagangan intra industri merupakan perdagangan dengan negara lain yaitu ekspor dan impor produk-produk dari suatu industri manufaktur yang secara simultan. PII dibagi menjadi PII horisontal (perdagangan dua arah pada produk berkualitas sama tapi berbeda karateristik) dan PII vertikal (perdagangan dua arah pada produk yang sama dengan kualitas yang berbeda).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan panel data untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi PII Indonesia dengan Jepang. Analisa ini diterapkan pada produk ekspor industri manufaktur berdasarkan Standard International Trade Class~fication (SITC) dan International Standard Industrial Classification (ISIC) untuk data tahun 1981 sampai 1997.
Dari hasil estimasi, intensitas tenaga kerja, skala ekonomi berhubungan negatif dan signifikan terhadap PII totaL diferensiasi produk, penanaman modal asing berhubungan positif dan signifikan terhadap PII total, sedangkan struktur pasar tidak signifikan. Intensitas tenaga kerja, skala ekonomi berhubungan negatif dan signifikan terhadap PII vertikal; diferensiasi produk berhubungan positif dan signifikan terhadap PII vertikal, sedangkan struktur pasar, penanaman modal asing tidak signifikan. Sedangkan pada PII horisontal semua variabel tidak signifikan berarti mempunyai pengaruh yang kecil terhadap PII.
Intra industry trade is an international trade which involves a simultaneous export and import of manufacture products among countries. Intra Industry Trade (IIT) is divided into horizontal intra industry trade (two-way trade in products of similar quality, but different characteristics) and vertical intra industry trade (two¬way trade in products of of similar goods of varying qualities).
This research used descriptive method and panel data analysis to analyse factors that influence intra industry trade between Indonesia and Japan. This analysis is applied for exported product of manufacture industry based on Standard International Trade Classification (SITC) and International Standard Industrial Classification (ISIC) from 1981 up to 1997.
The empirical result shows that labor intensity and economic scale have a negative and significant influence to IIT; product differentiation and foreign direct investment have a positive and significant influence to IIT even though the market structure isn't so significant. The vertical IIT, labor intensity and economic scale have a negative and significant influence to lIT; product differentiation and have a positive and significant intluence to IIT even the market structure and foreign direct investment aren't significant. Moreover in the horizontal IIT, all variables aren't that significant means having small influence towards IIT.
Kata Kunci : Perdagangan Intra Industri, Indonesia, Jepang, Kerjasama, Ekonomi