Laporkan Masalah

Analisa Faktor yang Mempengaruhi Peningkatan Komitmen pada Komunitas Virtual Berdasarkan pendekatan Kepercayaan dan Perasaan pada Komunitas Online Weddingku.com

Dhiratara, N. Arya; Drs. Teguh Budiarto, M.I.M (Pembimbing), Drs. Teguh Budiarto, M.I.M

2010 | Skripsi | S1 Extention - Management

Komunitas virtual adalah sekelompok manusia dalam dunia maya yang mempunyai minat dan ketertarikan yang sama. Dalam komunitas virtual, kita dapat berkomunikasi dengan orang lain, baik yang sudah kita kenal maupun tidak, dari tempat yang berbeda. Anggota komunitas ini dapat dengan bebas saling bertukar pikiran, pendapat, pandangan, dan atau informasi melalui dunia maya. Bagi perusahaan atau pemilik merek, komunitas virtual, sebagaimana komunitas di dunia nyata, juga membawa manfaat yang sangat besar untuk keberlangsungan perusahaannya. Manfaat-manfaat tersebut diantaranya adalah kemampuan komunitas untuk mempengaruhi persepsi dan tindakan anggota; kecepatan yang dimiliki oleh komunitas merek untuk menyebarkan informasi, dan untuk mempelajari evaluasi konsumen atas penawaran produk atau pelayanan yang baru dan memaksimalkan kesempatan untuk terlibat, berhubungan, dan berkolaborasi dengan pelanggan-pelanggan setia, sehingga dapat disimpulkan juga bahwa komunitas virtual memiliki potensi yang besar untuk Relationship Marketing, seperti peningkatan personalisasi, diferensiasi, dan kostumisasi produk atau pelayanan.

Penelitian ini meneliti faktor-faktor yang meningkatkan komitmen hubungan komunitas virtual dari perspektif kepercayaan dan perasaan. Dengan menggunakan model penelitian yang digunakan oleh Gupta dan Kim (2004), penelitian ini bertujua utuk meneliti tentang peran dari persepsi kepercayaan dan perasaan anggota dalam pembentukan komitmen anggota terhadap suatu komuitas virtual. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif yang bersifat deduktif. Deduksi merupakan proses pengambilan kesimpulan sebagai akibat dari alasan-alasan yang diajukan adalah berdasarkan hasil analisis data. Dalam penelitian deduktif, kesimpulan penelitian didasarkan pada analisis data. Pengambilan sampel digunakan dengan metode non-probability sampling dan teknik convenience sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuisioner elektronik yang disebar secara online dengan memberikan tautan pada forum diskusi komunitas Weddingku.com. Alat analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi linier berganda (multiple regressions analysis). Hasil analisa dan olah data penelitian menemukan bahwa Kepercayaan dan Perasaan yang dimiliki oleh anggota berhubungan positif dengan Sikap anggota atas komunitas virtual. Kepercayaan dan Perasaan yang dimiliki oleh anggota juga berhubungan positif pada Komitmen anggota atas komunitas virtual. Kata Kunci: Komunitas Merek, Komunitas Virtual, Komitmen, Weddingku

Virtual community is a group of individuals in a virtual world that has the same interest and fascination. In virtual communities, we can communicate with others, whether or not we already know, from different places. Members of this community can freely exchange thoughts, opinions, views, and / or information through cyberspace.

For a company or brand owner, virtual communities, as communities in the real world, also bring enormous benefits to the sustainability of the company. Such benefits include the ability of communities to influence perceptions and actions of members; speed brand owned by the community to disseminate information, and to study consumer evaluation of product offerings or new services and maximize opportunities to engage, connect, and collaborate with the customer- loyal customers, so it can be concluded also that the virtual community has a great potential for Relationship Marketing, such as improving personalization, differentiation, and customization of products or services. This study examines the factors that increase the commitment of a virtual community relations from the perspective of beliefs and feelings. By using the research model used by Gupta and Kim (2004), this study examines the role of perceptions of beliefs and feelings of members in the formation of a member's commitment to a virtual komuitas. This research was conducted through a deductive quantitative approach. Deducttive is a process of deduction as a result of the reasons put forward are based on data analysis. In deductive research, the research conclusions are based on data analysis. The sampling method used by non-probability sampling and convenience sampling techniques. Primary data collection is done by using an electronic questionnaire distributed online by providing links on Weddingku.com community discussion forum. Data analysis tool that is used to test the hypothesis is the multiple linear regression (multiple regressions analysis).Results of analysis and process research data found that beliefs and feelings held by members is positively associated with attitude members of virtual communities. Beliefs and feelings held by members was also positively related to the commitment of the members of virtual communities. Keywords: Brand Community, Virtual Community, Commitment, Weddingku

Kata Kunci : Komunitas Merek, Komunitas Virtual, Komitmen, Weddingku


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.