Laporkan Masalah

Apakah pertimbangan rasional mempengaruhi keputusan retensi konsumen?

Dharmawan, Budhi Candra (Adv.: Dr. BM. Purwanto), Dr. BM. Purwanto

2013 | Tesis | S2 Management

Produk atau jasa yang dikonsumsi konsumen diperoleh dengan mempertimbangkan beberapa hal diantaranya adalah toko, harga, merek, dan asal negara produsen produk tersebut (made in). Keempat hal tersebut dikemukakan oleh Teas dan Agarwal (2000) disebut dengan faktor-faktor ekstrinsik (eksternal). Dalam penelitian ini akan menerapkan keempat faktor eksternal tersebut pada pembelian produk berupa handphone yang dibedakan dalam berbagai tingkat perbedaan imej. Zeithaml (1988) mengemukakan bahwa, konsumen membuat penilaian terhadap kualitas produk berdasarkan harga dan merek. Selain itu pula, tingkat keterlibatan konsumen dengan produk atau jasa yang berhubungan dengan karakteristik personal-karakteristik obyek-dan karakteristik situasi, akan memberikan dampak atau pengaruh pada pertimbangan dan atau keputusan pembelian.

Penelitian ini dilakukan dengan cara eksperimen dengan perlakuan berupa: tingkat harga 1,485 juta Rupiah, 2 tingkatan negara/country of origin (imej tinggi dan rendah, yaitu Jerman dan China), 2 tingkatan nama toko (imej tinggi dan rendah, yaitu Jogja Phone Market dan PhonePlus), dan 2 tingkatan merek (imej tinggi dan rendah, yaitu Nokia dan Hisense). Sehingga perlakuan yang diterapkan dalam eksperimen adalah 8 buah perlakuan. Pertimbangan-pertimbangan yang dilakukan konsumen seperti telah dijelaskan sebelumnya, akan memberikan dampak terhadap perceived value, yang dimediasi oleh perceived quality.

Melalui analisis ANOV A diperolah perceived quality dipengaruhi oleh adanya pertimbangan konsumen tentang nama merek, nama toko, dan country of origin (F output nama Merck = 62,602, dan F output nama toko = 10,076, dengan p < 0,05). Sedangkan country of origin tidak mernpengaruhi perceived quality dan perceived value. Kemudian melalui analisis Regresi diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa, perceived value memang dipengaruhi oleh perceived quality. Sedangkan nama merek dan nama toko mempengaruhi secara langsung perceived quality

Products or services consumed by the consuments are obtained with some considerations. They are store, price, brand, and country of origin. All the considerations are called extrinsic cues (Teas and Agarwal, 2000). This research applies the above considerations in buying the products (selular phone). The applications are distinguished in some level of image distinctions. Consuments make judgements in the quality of products based on price and made in considerations (Zeithaml, 1988). Besides, the involvement level of consument with products or services related to personal characteristic, object characteristic, situation characteristic, and so on will effect in considerations that taken in buying.

This research was carried out experimentally by some treatments which are level of price 1,485 million rupiah, 2 levels of country of origin (high and low image, they are German and China), 2 level store name (high and low image, they are Jogja Phone Market and PhonePlus), and 2 levels brand name (high and low image, they are Nokia and Hisense). The total treatments applied in this experiment are 8 treatments. Considerations done by the consumens will effect in perceived value, it is mediated by perceived quality.

From ANOVA analysis, we can get the result that perceived quality is influenced by the consument considerations about brand name, country of origin, and store name (Fbrand name output = 62,602 and Fstore name output = 10,076, with p < 0,05). There are no influences from country of origin to quality perception and value perception. Subsequently, Regresi analysis gives that perceived valued is influenced by perceived quality. Meanwhile, brand name and store name directly influence perceived quality and value perception.

Kata Kunci : extrinsic cues, perceived quality, and perceived value


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.