Keefektifan Monitoring Control dan Penalaran Moral Individu Dalam De-Eskalasi Komitmen
DEWI, HERLINA RAHMAWATI (Adv.: Supriyadi, Dr., M.Sc.), Supriyadi, Dr., M.Sc.
Penelitian ini ingin memberikan bukti empiris yang komprehensif mengenai fenomena eskalasi komitmen dalam proses pengambilan keputusan evaluasi proyek investasi. Pertama, penelitian bertujuan memberikan bukti empiris bahwa hanya manajer dengan kondisi adverse selection (memiliki informasi privat dan insentif untuk melalaikan kepentingan perusahaan) yang memiliki tendensi untuk melakukan eskalasi komitmen. Kedua, penelitian ini ingin menguji apakah pengawasan dengan pemantauan (monitoring control) yang dilakukan perusahaan dan penalaran moral individu mempengaruhi tendensi manajer untuk melakukan eskalasi komitmen pada proyek yang tidak menguntungkan. Terakhir, penelitian ini juga ingin menguji keefektifan monitoring control sebagai strategi de-eskalasi bagi perusahaan. Penelitian dilakukan dengan metoda kuasi eksperimen laboratoris yang melibatkan 125 mahasiswa Strata satu dan Strata dua Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada dan Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajer yang mengalami kondisi adverse selection menunjukkan tendensi yang lebih besar untuk melanjutkan proyek yang tidak menguntungkan dibandingkan manajer yang tidak mengalami kondisi tersebut. Hasil tersebut selaras dengan penelitian Harrel dan Harrison (1994) yang menunjukkan bahwa hanya manajer yang memiliki informasi privat dan insentif untuk melalaikan kepentingan perusahaan (adverse selection) yang memiliki tendensi untuk melakukan eskalasi komitmen. Labih lanjut, penelitian ini belum dapat memberikan dukungan secara empiris bahwa monitoring control dan tingkat penalaran moral individu mempengaruhi tendensi manajer untuk melakukan eskalasi komitmen.
This research provides a comprehensive empirical evidence about the phenomenon of escalation of commitment in the decision making process of investment projects evaluation. First, the study aims to provide empirical evidence
that only managers with adverse selection condition (has private information and incentives to neglect the company interests) that has a tendency to escalate the commitment. Second, we examine whether the company monitoring control and individual moral reasoning affects the tendency of managers to escalate commitment to the unprofitable project. Finally, this study also aims to test the effectiveness of the monitoring control as de-escalation strategy for the company.
Research carried out by quasi-laboratory experiment method involving 125 undergraduate and master students.
The results of this study indicate that managers who experience adverse selection conditions showed a greater tendency to continue an unprofitable project than managers who do not have the condition. These results are consistent with Harrel and Harrison (1994) research which showed that only managers who have private information and incentives to neglect the interests of the company (adverse
selection) that have a tendency to escalate the commitment. Furthermore, this study can not provide empirical support that the monitoring control and individual moral reasoning affects the tendency of managers to do the escalation of commitment.
Kata Kunci : Eskalasi Komitmen, Strategi De-eskalasi, Penalaran Moral, Escalation of Commitment, De-escalation strategies, Adverse Selection, Monitoring, Control, Moral Reasoning, Cognitive Moral Development (CMD).