Mengoptimalkan fasilitas pelayanan (service) dengan menggunakan simulasi antrian di ahass 009 pt.astra international tbk yogyakarta
Dewi Febry Adrul (Adv:Drs. Wakhid Slamet Ciptono, MBA, MPM), Drs. Wakhid Slamet Ciptono, MBA, MPM
2002 | Skripsi | S1 Extention - Accounting
Penelitian ini merupakan study kasus pada bengkel service motor Ahass 009 Pt .Astra International Tbk Yogyakarta di Jl. Magelang km.7,2 Yogyakarta dengan judul "Mengoptimalkan Fasilitas Pelayanan (Service) dengan Menggunakan Simulasi Antrian". Antrian terjadi jika ada konsumen/pelanggan yang sedang enunggu pelayanan, sedangkan pada saat itu bagian pelayanan sedang memberikan pelayanan kepada pelanggan yang lain, sehingga bagian pelayanan tadi tidak dapat memberikan pelayanan pada saat itu juga. Perrnasalahan yang dihadapi oleh pihak bengkel service motor Ahass 009 PT.Astra International Tbk Yogyakarta adalah adanya fasilitas pelayanan yang tidak mampu melayani sejumlah pelanggan yang datang secara bersamaan untuk dilayani, sehingga mengakibatkan terjadinya antrian dimana pelanggan harus menunggu untuk mendapatkan pelayanan dalam waktu tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah fasilitas pelayanan yang optimal pada proses pelayan sehingga dapat dikurangi panjangnya antrian, lama waktu tunggu pelanggan dan mengoptimalkan tingkat pelayanan berdasarkan model tingkat aspirasi karena terjadinya kesulitan dalam mengestimasi salah satu biaya yaitu biaya tunggu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada bengkel service Ahass 009 PT.Astra International Tbk Yogyakarta, maka dapat disimpulkan berdasarkan model keputusan tingkat aspirasi, yang mencerminkan dua aspek aspirasi yaitu dari aspek kedatangan dan aspek pelayanan. Aspek kedatangan mengacu pada waktu tunggu dalam sistem (ws) sedangkan aspek pelayanan mengacu pada persentase menganggur fasilitas pelayanan (% idle). Maka kesimpulan secara keseluruhan adalah terjadinya penambahan jumlah fasilitas pelayanan sebanyak dua (2) server/fasilitas pelayanan, dari lima (5) server sehingga menjadi tujuh (7) server, dan diharapkan dapat mencapai kondisi yang seimbang pada system
Kata Kunci : antrian,waktu pelayanan