Laporkan Masalah

Hubungan Antara Economic Value Added (EVA) dengan Market Value Added (MVA): studi empiris pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta tahun 2003-2005

Dewanti, Shinta Ratna, Drs. M. Irfan Nursasmito, M.Si., Ak.

2008 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Economic Value Added merupakan pengukur kinerja yang mengukur nilai tambah ekonomis yang dihasilkan perusahaan dari kegiatan operasionalnya. EVA mengukur nilai tambah yang dihasilkan suatu perusahaan dengan cara mengurangkan total biaya modal dari laba operasi bersih setelah pajak. George Bennet Stewart III mengungkapkan bahwa EVA adalah faktor yang paling relevan dan menentukan dalam pembentukan nilai perusahaan. Besar kecilnya nilai yang diciptakan perusahaan akan berdampak pada respon investor yang dicerminkan melalui naik turunnya harga saham di pasar modal. Peningkatan atau penurunan harga saham di pasar modal menunjukkan adanya market value added, yang merupakan selisih antara nilai pasar ekuitas dengan nilai buku ekuitas suatu perusahaan, Stewart juga mengungkapkan bahwa EVA dan MVA memiliki hubungan positif, oleh karena itu Stern Stewart berkeyakinan bahwa EVA adalah kunci untuk menciptakan nilai perusahaan dan maksimalisasi MVA.


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara peningkatan atau penurunan EVA dengan peningkatan atau penurunan harga saham di pasar modal yang dalam penelitian ini dicerminkan melalui MVA. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta periode tahun 2003-2005. Dari pemilihan sampel dengan metode purposive sampling diambil 30 perusahaan yang memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.


Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode korelasi Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antara EVA, perubahan EVA dengan MVA, perubahan MVA. Hasil korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara EVA dan MVA dengan tingkat signifikansi 1%, sedangkan untuk pengujian hipotesis kedua diperoleh hasil bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perubahan EVA dengan perubahan MVA. Kata Kunci : economic value added, market value added, perubahan EVA, perubahan MVA

Economic Value Added is performance measurement that measures value creation from operational activities. EVA measures value creation by subtracts total cost of capital from net operating profit after tax (NOPAT) George Bennet Stewart III says that EVA is the most relevant factor and determines in creating market value of the firm. The values that created by the firm will affect the response of investors which reflected in change of stock price in capital market. The change of stock price in capital market shows market value added which is difference among market value of equity and book value of equity. Stewart also says that EVA and MVA have positive correlation, that is why Stern Stewart is convince that EVA is the key to create market value of the firm and maximizes MVA. This research aim to know correlation among the change of EVA with the change of stock price in capital market which in this research reflected by MVA. Population in this research is manufacture company which listed in Jakarta Stock Exchange of year period 2003-2005. From election sample with purposive sampling method, got 30 company that fulfill specified criteria. Analyse data conducted by using Spearman Rank Correlation Method to know associate among EVA, changes in EVA with MVA, changes in MVA. The correlation shows that there is positive correlation among EVA and MVA with significant level 1%, however the second hypothesis shows that there is not significant correlation among changes in EVA with changes in MVA.


Keyword : economic value added, market value added, changes in EVA, changes in MVA

Kata Kunci : Economic Value Added; EVA; Market Value Added; MVA; Bursa Efek Jakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.