Pengaruh Kepuasan Kerja, Persepsi Dukungan Organisasi, dan Manfaat Pelatihan Terhadap Komitmen Organisasi
DEWANGKO, DIASKAR ANDAM (Adv.: Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.), Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.
Kebijakan perusahaan terkait dengan perampingan dapat berdampak negatif terhadap komitmen organisasi pekerja. Komitmen organisasi merupakan sikap yang penting untuk dipertahankan dan ditingkatkan karena dapat mendorong pekerja untuk melakukan perilaku positif dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi komitmen organisasi pekerja. Variabel sikap yang diperiksa pengaruhnya terkait dengan komitmen organisasi dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja, persepsi dukungan organisasi, dan persepsi manfaat pelatihan. Dengan mengambil sampel dari sentra pendidikan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., temuan memperlihatkan bahwa hanya kepuasan kerja yang memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kepuasan pekerja dalam bekerja perlu dipertahankan agar mereka memiliki komitmen terhadap perusahaan. Dengan demikian, kebijakan dalam memunculkan kepuasan kerja perlu dilakukan untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan komitmen organisasi.
Company policy related to downsizing could have negatif impact on workersÂ’ organizational commitment. Organizational commitment is important attitude to be maintained and improved because it could encourage workers to undertake positive behavior at work. The research aims is to understand factors affected workersÂ’ organizational commitment. Attitude variables examined here related to organizational commitment are job satisfaction, perceived organizational support, and perceived benefit of training. Collecting sample from education center at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., result denotes that only job satisfaction have effect toward organizational commitment. It indicates that workersÂ’ satisfaction at work should be maintaned so that they could have commitment toward their company. Therefore, policy purposed for emerging job satisfaction must be taken to maintain and increase organizational commitment.
Kata Kunci : organizational commitment, job satisfaction, perceived organizational support, perceived benefit of training, komitmen organisasi, kepuasan kerja, persepsi dukungan organisasi, persepsi manfaat pelatihan.