Laporkan Masalah

Analisis pengaruh Penerapan Corporate Governance terhadap Kualitas Audit Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Tercatat Di BEI Tahun 2010

DEVI, PITASARI (Adv.: Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc.), Choirunnisa Arifa, S.E., M.Sc.

2013 | Skripsi | S1 Accounting

Corporate governance merupakan elemen penting dalam memantau proses sistem pelaporan keuangan. Ada tiga mekanisme pemantauan yang secara teoritis digunakan untuk memastikan kredibilitas corporate governance perusahaan, yaitu, auditor eksternal, struktur kepemilikan, dan struktur kepemimpinan. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas komponen dari corporate governance di perusahaan yang terdaftar di BEI dan hubungannya dengan kualitas audit. Sebanyak 336 perusahaan yang dipilih sebagai sampel yang mewakili 75,85% dari total jumlah perusahaan di seluruh industri di tahun 2010. Analisis regresi logistik digunakan untuk menyelidiki hubungan antara variabel dependen dan independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua variabel independen memiliki hubungan signifikan dengan ukuran perusahaan audit. Variabel tersebut adalah independensi dewan dan kepemilikan institusional keuangan. Kepemilikan manajerial memiliki hubungan negatif tetapi tidak signifikan dengan kualitas audit. Kedua elemen akan meningkatkan proses pengambilan keputusan menjadi lebih transparan dan obyektif dan meningkatkan independensi dalam memilih kualitas auditor eksternal. Studi ini menunjukkan bahwa perusahaan cenderung untuk melakukan audit oleh Big 4 jika tingkat independensi dewan dan meningkatkan kepemilikan institusional. Jadi, kriteria ini harus ditanggapi dengan serius oleh manajemen puncak perusahaan untuk meningkatkan kualitas audit dan kemudian kualitas pelaporan keuangan.

Corporate governance is an important element in monitoring the process of financial reporting system. There are three monitoring mechanisms that are theoretically used to ensure the credibility of corporate governance, namely, external auditor, an institutional ownership and managerial ownership. Generally, this study intended to examine an effective component of corporate governance in a Indonesian listed companies and relationship with the audit quality. A total of 336 companies were selected as the sample representing 75.85% of total number of companies across industries in year 2010. The analysis of logistic regression was used to investigate the relationship between dependent and independent variables. Results show that two independent variables had a significant relationship with audit firm size. They were board independence and financial institutional ownership. The managerial ownership had a negative relationship but not significant with audit quality. These two elements will improve the decision making process to be more transparent and objective and enhance the independence in selecting quality of external auditor. This study suggests that companies tend to audit by Big 4 if the level of board independence and institutional ownership increase. So, these criteria should be taken seriously by companiesÂ’ top management as well as regulator in order to increase the audit quality and then the quality of financial reporting.

Kata Kunci : Audit Quality, board, ownership, board independence, corporate governance, tata kelola, dewan, independensi dewan, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kualitas audit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.