ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PERUSAHAAN: PENGUKURAN BERDASARKAN VALUE DRIVER PADA SISTEM VALUE-BASED MANAGEMENT
Despa, Tomi, Kusdhianto Setiawan, SE.,Siv.,Oek
2008 | Skripsi | S1 Extention - ManagementKeberhasilan kinerja manajemen bukan hanya dinilai dengan kemampuan dalam menghasilkan laba (earning) yang positif, akan tetapi manajemen juga dituntut agar mampu memberikan nilai tambah kepada para pihak yang telah mempercayakan uangnya kepada mereka yaitu investor atau pemegang saham. Hal ini juga sejalan dengan tujuan normatif manajemen keuangan yaitu memaksimumkan nilai perusahaan. Untuk dapat menciptakan nilai bagi pemilik perusahaan atau pemegang saham, perusahaan harus memperoleh pengembalian atas modal investasi (Return on Invested Capital) melebihi biaya modal (Cost of Capital). Suatu pendekatan yang dapat digunakan sebagai panduan bagi pihak manajemen sebagai upaya untuk dapat meningkatkan kinerja dan nilai perusahaan adalah melalui penerapan konsep Value-Based Management (VBM). Pada sistem VBM, manajer berusaha meningkatkan kinerja operasional yang ada dengan cara memaksimalkan ukuran-ukuran kinerja yang ada (driver-value) yang dapat memberikan pengaruh pada nilai perusahaan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang di ukur melalui nilai MVA (Market Value Added) perusahaan, dimana variabel pengukuran menggunakan value driver pada sistem Value-Based Management (VBM), yang diantaranya meliputi: tingkat pertumbuhan penjualan (g), profitabilitas operasi (OP), biaya modal perusahaan (WACC), dan perkiraan tingkat return atas modal yang diinvestasikan (EROIC). Hasil Pengujian secara bersama-sama, diketahui bahwa variabel OP, WACC, EROIC menunjukan pengaruh secara signifikan terhadap nilai MVA perusahaan. Sedangkan pengujian secara individual diketahui hanya variabel EROIC yang berpengaruh signifikan terhadap nilai MVA perusahaan.
The success of management performance is not just based on the ability to produce positive profit (earning), but also the ability to give added value for Investor or Shareholders. It is related with financial management goal, that is to maximize the corporate value. To create value for Company Owners or Shareholders, a management must be able to obtain return on invested capital (ROIC) more than the cost of capital (COC). An approach which can be used as a guide for management to improve operational performance of company is applied value-based management (VBM) systems. In VBM systems, managers try to improve the operational performance by maximizing metric performance that give good effects on corporate value. This study is aimed at identifying the factors that influence significantly toward a corporate value, which is measured by market value added (MVA). These measurement variables use value driver on VBM systems, that include growth in sales (g), operating profitability (OP), cost of capital (WACC), and expected return on invested capital (EROIC). The result of this research is variable OP, WACC, EROIC at simultaneous test shows a significant effect on corporate value, while at individual test, it is just variable EROIC that influence corporate value significantly.
Kata Kunci : Value-Based Management/VBM, pertumbuhan penjualan/g,