PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN TERHADAP HUBUNGAN SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN DENGAN SLACK ANGGARAN Studi Kasus pada PT. INTI (Persero)
DEDEN GUNAWAN (Adv : Dr. Gudono., MBA), Dr. Gudono., MBA
Anggaran merupakan suatu bagian yang penting dalam suatu organisasi, karena anggaran berisi rencana kegiatan dan rencana alokasi sumber daya yang dimiliki perusahaan untuk mendukung aktivitas/kegiatan yang direncanakan tersebut.
Pada dasarnya, perusahaan menggunakan anggaran sebagai langkah awal untuk memulai aktivitas usahanya, karena itu anggaran yang disusun harus mencerminkan kemampuan terbaik yang dapat dicapai dan dilakukan. Permasalahan akan timbul jika anggaran yang disusun tidak mencerminkan kemampuan terbaik yang dapat dicapai, karena hal ini akan mempengaruhi data-data perencanaan perusahaan secara keseluruhan. Perbedaan antara anggaran yang memcerminkan kemampuan terbaik dengan yang tidak inilah yang sering disebut slack anggaran. Peneltian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan manajer membuat slack anggaran telah banyak dilakukan, diantaranya menggunakan faktor adanya informasi yang dimiliki (Dunk, 1993), faktor motivasi (Noun, 1985), faktor-faktor kontijensi (Govindarajan, 1986), ketidakpastian lingkungan (Yuwono, 1999). Namun meskipun beberapa pendekatan telah membantu dalam menjelaskan slack anggaran, namun sebagian besar tentang kecenderungan manajer untuk menciptakan slack anggaran tetap belum terjelaskan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi komitmen organisasi, ketidakpastian lingkungan, dan sistem akuntansi manajemen yang bersifat luas (broad scope), tepat waktu (timeliness) dan agregasi (aggregation) terhadap kecenderungan manajer dalam menciptakan slack anggaran.
Data diperoleh dengan menyebarkan kuisioner kepada para manajer dari berbagai tingkatan yang bekerja di PT. INTI (Persero). Dalam penelitian ini jumlah kuisioner yang
berhasil diterima sebanyak 50 kuisioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model persamaan regresi berganda yang diadopsi dari penelitian sebelumnya (Dunk, 1993; Gul dan Chia, 1994)
Hasil analisis data dari penelitian yang dilakukan di PT. INTI (Persero) menunjukkan bahwa kecenderungan manajer untuk menciptakan slack anggaran dipengaruhi secara negatif dan signifikan (p < 0,05) oleh komitmen organisasi,
ketidakpastian lingkungan, dan sistem akuntansi manajemen yang bersifat luas (broad scope), tepat waktu (timeliness) dan agregasi (aggregation). Hasil ini menunjukkan bahwa dalam kondisi ketidakpastian lingkungan yang dirasakan, pemberian informasi akuntansi manajemen yang bersifat luas (broad scope), tepat waktu (timeliness) dan agregasi (aggregation) kepada manajer yang mempunyai komitmen tinggi pada organisasi akan mengurangi kecenderungan manajer dalam menciptakan slack anggaran.
Kata Kunci : Slack anggaran, komitmen organisasi, ketidakpastian lingkungan, sistem akuntansi manajemen