Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Hari Perdagangan Terhadap Return Dan Abnormal Return Saham (studui Pada LQ 45 Periode Januari 2007-Januari 2012)

DARWIN, FITRIA (Adv.: Mamduh Mahmadah Hanafi, Dr., M.B.A.), Mamduh Mahmadah Hanafi, Dr., M.B.A.

2012 | Skripsi | S1 Management

Untuk mendapatkan abnormal return, investor harus melakukan strategi perdagangan aktif dengan melakukan penelitian maupun analisis terhadap informasi yang relevan di pasar modal. Salah satunya adalah penelitian mengenai pengaruh hari perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh hari perdagangan terhadap return dan abnormal return saham di Bursa Efek Indonesia. Periode sampel dimulai dari Januari 2007 sampai Januari 2012. Sampel terdiri dari 17 saham perusahaan yang masuk terus menerus dalam daftar saham LQ 45 pada periode tersebut. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi dengan bantuan program Eviews 7.0. Model regresi pada penelitian menggunakan variabel dummy hari perdagangan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t dua sisi.

Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya terdapat pengaruh yang signifikan dari hari perdagangan Selasa terhadap return saham. Selain itu juga didapatkan hasil bahwa tidak didapatkannya abnormal return yang konsisten pada pasar modal Indonesia. Hasil analisis ini mendukung teori Pasar Efisien, bahwa investor tidak bisa mendapatkan abnormal return yang konsisten dengan menggunakan informasi yang relevan.



To earn the abnormal return, the investor should make an active trading strategy by conducting research and analysis of relevant information on the capital market. Such as a research on the effect of the stock trading day. This study aims to determine and analyze the effect trading day on return and abnormal stock return in the Indonesia Stock Exchange. Sample period starts from January 2007 until January 2012. Sample consisted of 17 shares of the company who came in the list of stocks LQ 45 in that period. Techniques of data analysis in this study using a regression with the help of Eviews 7.0 program. Regression model in this research are using dummy variables of the trading day. Hypothesis testing is done by two-tails t-test.

The analysis showed that there were only a significant effect of Tuesday on stock returns. It also showed that no abnormal returns are consistently acquired in Indonesia's capital market. The results of this analysis support the efficient market theory, that investors can not earn abnormal returns that are consistent with the relevant informations.

Kata Kunci : Trading Day, LQ 45, Abnormal Return, Efficient Market, Hari Perdagangan, LQ 45, Abnormal Return, Pasar Efisien


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.