Relevansi Nilai Informasi Akuntansi Sebelum dan Sesudah Penerapan XBRL di Korea
Chivalrind Ghanevi Ayuntari (Adv.: Singgih Wijayana,S.E.,M.SC.,Ph.D), Singgih Wijayana,S.E.,M.SC.,Ph.D
Penerapan XBRL yang akan diterapkan di Indonesia menjadi motivasi penelitian ini dalam menguji relevansi nilai informasi akuntansi sebelum dan sesudah penerapan XBRL di Korea. Korea dijadikan objek penelitian karena telah menerapkan XBRL secara wajib sejak Oktober 2007. Dengan ekspektasi penerapan XBRL di Korea mampu meningkatkan relevansi nilai informasi akuntansi, penelitian ini menguji apakah relevansi nilai informasi akuntansi meningkat setelah penerapan XBRL. Periode Pengamatan dilakukan selama tahun 2001-2013. Pemisahan periode amatan sebelum penerapan XBRL yaitu tahun 2001-2006 dan sesudah penerapan XBRL tahun 2008-2013.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa relevansi nilai informasi akuntansi pada periode sesudah penerapan XBRL mengalami peningkatan dibandingkan pada periode sebelum penerapan XBRL. Hal tersebut terlihat dari adanya peningkatan explanatory power yang ditunjukkan oleh adjusted R2 pada periode sesudah penerapan XBRL. Selain itu, koefisien EPS sesudah penerapan XBRL juga menunjukkan peningkatan dibandingkan periode sebelum penerapan XBRL.
The implementation of XBRL by Indonesia motivates this study to examine the value relevance of accounting information before and after the implementation of XBRL in Korea. Korea being an object of this study because it has been implemented XBRL since October 2007. With the expectation that XBRLs implementation increases the value relevance of accounting information, this study examines whether value relevance of accounting information increase after the implementation of XBRL. The observation was done during the period 2001-2013. The separation of observation period before XBRL implementation was 2001-2006 and 2008-2013 post period XBRL implementation.
This study finds evidence to support that the value relevance of accounting information increase after XBRL implementation. It showed by increasing of explanatory power that shown by adjusted R2 in the period after XBRL implementation. Besides that, EPS coefficient in the period after XBRL implementation also showed an increase compared to the period before XBRL implementation.
Kata Kunci : Value Relevance, Relevansi Nilai, XBRL, Korea, Informasi Akuntansi, Accounting Information.