Laporkan Masalah

Analisis Biaya Kualitas Sebagai Pedoman Program Peningkatan Kualitas (Studi Kasus Pada PT. Primissima)

Candra Anggraeni Diyah Dewi (adv. Gudono., Dr., MBA.), Gudono., Dr., MBA.

2000 | Skripsi | S1 Extention - Accounting

Menghadapi persaingan era pasar bebas perusahaan harus meningkatkan keunggulan kompotitifnya. Salah satu srategi yang dapat diterapakan adalah dengan TQM (Total Quality Management) yang menggunakan kualitas sebagai alat untuk

persaingannya. Perbaikan kualitas dilakukan terus menerus secara efektif dan efisien. Konsep TQM berorientasi pada konsumen, perusahaan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada konsumen untuk memenangkan persaingan.Kualitas produk hams selalu dijaga dan ditingkatkan dengan melakukan kegiatan produksi yang benar pada setiap tahapnya dan melakukan pengendalian kualitas, sehingga dapat terhindar dari kerusakan / cacat. TQC (Total Quality Control) merupakan konsep yang meletakkan tanggung jawab terhadap kualitas produk tidak hanya pada

bagian produksi, tetapi pada seluruh organisasi.

Biaya pengendalian kualitas yang berhubungan langsung dengan produk cacat pada hasil produksi yang dipasarkan perusahaan. Biaya kualitas adalah biaya yang digunakan untuk program peningkatan kualitas agar terjadi kesesuaian antara keinginan konsumen dengan spesifikasi produk. Biaya kualitas terjadi karena kualitas produk yang rendah.Biaya kualitas terdiri dari biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kausakan internal dan biaya kerusakan ekstemal.Semakin intensif pengendalian kualitas (jumlah

produk yang cacat sedikit), biaya pengendalian kualitas yang ditanggung menjadi besar dan sebaliknya. Kemungkinan adanya produk cacat yang lobos dari pengendalian dan sampai

kepada konsumen menyebabkan hams adanya biaya jaminan kualitas. Dapat disimpulkan bahwa biaya pengendalian kualitas berbanding terbalik dengan biaya jaminan kualitas.

Tujuan mencapai titik optimum bagi biaya kualitas sebagai pedoman bagi program peningkatan kualitas dapat dilihat dengan melihat informasi biaya kualitas perusahaan secara

periodik. Dengan demikian seorang manager dapat mengetahui seberapa besar biaya yang telah dikeluarkan untuk meningkatkan kualitas produknya dan seberapa besar hasil

peningkatan kualitas atau penunman produk cacat yang telah dicapai. Hasen dan Mowen berpendapat bahwa pelaksanaan pengukuran pengendalian kualitas yang baik diarahkan untuk

mencapai target 2,5% terhadap penjualan aktual dan menghasilkan produk yang cacat nol.

Kata Kunci : peningkatan kualitas, PT Primissima, biaya kualitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.