KECEPATAN REAKSI PASAR TERHADAP PUBLIKASI LAPORAN KEUANGAN MENURUT JENISNYA
CAMELIA DEWI RADJIMAN (adv. Dr. Nur Indriantoro, M.Sc), Dr. Nur Indriantoro, M.Sc
Laporan keuangan sebagai salah satu informasi mempunyai peran pentingbagi para pelaku pasar modal dalam pengambilan keputusan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa cepat pasar bereaksi terhadap publikasi laporan keuangan baik laporan keuangan interim maupun laporan keuangan annual, serta untuk mengetahui apakah ada hubungan antara reaksi pasar dengan jenis laporan keuangan.
Ada dua hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini. Hipotesa pertama adalah ada hubungan antara kecepatan reaksi pasar, bila didefinisikan sebagai RPM, dengan publikasi laporan keuangan menurut jenisnya. Sedangkan hipotesa kedua, yaitu ada hubungan antara kecepatan reaksi pasar, bila didefinisikan sebagai RPM, dengan publikasi laporan keuangan menurut jenisnya.
Untuk menguji hipotesa tersebut digunakan model yang pernah digunakan Defeo (1986), yaitu :Rid = ai biRm
d Uid Pengujian dilakukan selama 41 hari pengamatan yang terdiri was 20 hari sebelum publikasi laporan keuangan, pada saat publikasi laporan keuangan, dan 20 hari
setelah publikasi laporan keuangan.
Langkah—langkah yang perlu dilakukan untuk menguji hubungan antara reaksi pasar dengan publikasi laporan keuangan menurut jenisnya adalah :
1.Menghitung return saham dengan menggunakan model regresi
2.Menghitung excess return dengan rumus = eid =Rd— (ai + biRmd) , d 6TP
3.Menguji apakah rata-rata distribusi excess return di sekitar hari publikasi secara signifikan berbeda dengan rata-rata excess return pada hari lainnya.
4.Mengestimasikan panjangnya periode RPM
5.Melakukan korelasi antara periode reaksi RPM dengan jenis laporan keuangan.
6.Melakukan uji F untuk menentukan panjangnya interval RPM
7.Mengestimasi periode reaksi RPM
8.Melakukan korelasi antara periode reaksi RPM dengan jenis laporan keuangan.
Berdasarkan hasil pada penelitian ini dapat ditarik beberapa kesimpulan.Bila reaksi pasar didefinisikan sebagai RPM maka periode reaksinya dimulai lebih
awal dan berakhir kemudian (periode reaksinya lebih lama) untuk laporan keuangan annual. Bila reaksi pasar didefinisikan sebagai RPM maka periode reaksinya dimulai lebih awal dan berakhir kemudian (periode reaksinya lebih
lama) untuk laporan keuangan interim. Hasil lain menujukkan bahwa tidak ada hubungan antara periode reaksi RPM dengna jenis laporan keuangan, namun ada hubungan antara periode reaksi RPM dengan jenis laporan keuangan.
Kata Kunci : reaksi pasar publikasi laporan keuangan