Corporave Social Responsinility, Manajemen Laba, danKeagresifan Pajak : Studi Perusahaan Manukfakur Pajak di Indonesia
Bunga Aprilia (Adv.: Indra Wijaya Kusuma, Prof.Dr., M.B.A., C.M.A.), Indra Wijaya Kusuma, Prof.Dr., M.B.A., C.M.A.
Lanis & Richardson (2012, 2014) mendokumentasikan asosiasi yang negatif antara tanggung jawab sosial perusahaan (pengungkapan/kinerja tanggung jawab sosial perusahaan) dan keagresifan pajak (penghindaran pajak). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan tanggung jawab sosial perusahaan (pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan) dan keagresifan pajak di negara dengan latar belakang institusional yang berbeda dari penelitian terdahulu (dalam aspek penegakan hukum). Selain itu, penelitian ini juga menguji pengaruh interaksi antara tanggung jawab sosial perusahaan dan manajemen laba perusahaan terhadap keagresifan pajak perusahaan.
Data dalam penelitian ini diperoleh dari basisdata BvD OSIRIS untuk perusahaan publik di Indonesia dalam sektor manufaktur dengan periode pengamatan empat tahun dimulai dari tahun 2011-2014. Metode pemilihan sampel secara purposif menghasilkan 43 sampel perusahaan. Sampel akhir yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 167 observasi. Analisis regresi berganda hirarkis digunakan untuk menguji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pengungkapan CSR terhadap keagresifan pajak di perusahaan manufaktur Indonesia, sehingga hipotesis pertama tidak terdukung secara statistik. Kemudian, penelitian ini menemukan bahwa pengaruh pengungkapan CSR terhadap keagresifan pajak bergantung pada aktivitas manajemen laba dalam perusahaan. Oleh karena itu, hipotesis dua terdukung secara statistik. Hasil regresi penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan yang tinggi dan manajemen laba yang tinggi cenderung untuk melakukan keagresifan pajak.
Lanis & Richardson (2012, 2014) documented a negative association between Corporate Social Responsibility (CSR; disclosure/performance) and tax aggressiveness (tax avoidance). This study aims to explore the relationship between CSR (CSR disclosure) and tax aggressiveness in different institutional background from earlier studies (in aspect of law enforcements). In addition, this study also examines the effect of interaction between corporate social responsibility and earnings management to corporate tax aggressiveness.
The data of this study is obtained from the BvD OSIRIS database for Indonesian public companies in the manufacturing sector with the observation period of four years starting in 2011-2014. Purposive sampling method used in this study generates 43 firms. The final sample used in this study is 167 observations. Hierarchical multiple regression analysis is used to test hypotheses.
The results show that the effect of CSR disclosure to tax aggressiveness is not significant in Indonesian manufacturing company, so first hypothesis is statistically rejected. Then, this study find that the effect of CSR disclosure to tax aggressiveness depend on corporate earnings management activities. Therefore, second hypothesis is statistically supported. The regression results indicate that the companies with high CSR disclosure and a high level of earnings management will tend to perform tax aggresiveness.
Kata Kunci : Corporate Social Responsibility, Earnings Management, Tax Aggressiveness, Tax Avoidance, Tanggung jawab Sosial Perusahaan, Manajemen laba, Keagresifan Pajak, Penghindaran Pajak.