Analisis Hubungan Berbagai Dimensi Kualitas dengan Kinerja Perusahaan pada Industri Manufaktur di Kodya Semarang
Budhi Cahyono (Adv.: Drs. Gugup Kismono, MBA), Drs. Gugup Kismono, MBA
1998 | Tesis | S2 Management
Penelitian ini didesain untuk mengetes hubungan antara berbagai dimensi kualitas (kepuasan konsumen, kepuasan karyawan dan kualitas industri) dan kinerja perusahaan. Data dikumpulkan dari industri manufaktur di Kodya Semarang, dan dikelompokkan menjadi dua, yakni perusahaan besar dan perusahaan sedang. Jumlah perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini sebanyak 104 perusahaan, yang terdiri dari 57 perusahaan besar dan 47 perusahaan sedang.
Berdasarkan pada review literatur dan landasan teori, penulis membuat enam hipotesis. Tiga hipotesis pertama, menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara ketiga dimensi kualitas dan kinerja perusahaan untuk perusahaan-perusahaan besar. Tiga hipotesis kedua, menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara ketiga dimensi kualitas dan kinerja perusahaan untuk perusahaan-perusahaan sedang.
Seluruh item yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada skala likert 7-point. Hubungan antara ketiga dimensi kualitas dan lima item dalam variabel kinerja perusahaan cliteliti dengan menggunakan analisis korelasi. Analisis diskriminan digunakan untuk menguji perbedann ukuran perusahaan. Instrumen pengukur yang digunakan untuk ketiga variabel kualitas dan kinerja perusahaan memenuhi syarat validitas (kecuali item harga/CS) dan reliabili tas.
Hasil analisa korelasi menunjukkan bahwa untuk perusahaan-perusahaan besar bertendensi mempunyai hubungan yang lebih kuat antara ketiga dimensi kualitas dan kinerja perusahaan daripada perusahaan-perusahaan sedang. Dan analisis diskriminan, terdapat lima variabel independen yang memiliki kekuatan diskriminan besar, yaitu absenteeism (ES), consumer• preference (IQ), turn over (ES), market place quality (IQ) dan promotion (ES)
This research is designed to test the association between quality dimensions (customer satisfaction/CS, employee satisfaction/ES, industry quality/IQ) and corporate performance/CP. The data were collected from manufacturing firms in Semarang, and grouped into two size, include big corporates and middle corporates. There are 104 corporates were participating in this study. They are 57 big corporates and 47 middle corporates as sample.
Based on literature review and theory, we make six hypotheses. The first three hypotheses there are significant correlation between quality dimensions and corporate performance for the big corporates. The second three hypotheses, there are significant correlation between quality dimensions and corporate performance for the middle corporates.
All items used in this research, we based on 7-point liked scale. The relationship between quality dimensions and five items of corporate performance was investigated by correlation analysis. Discriminant analysis was conducted to differentiate the size of corporate. The measure instruments used for the three quality dimensions and corporate performance are show to be valid (except price/CS) and reliable.
The result of correlation analysis show that the big corporates tend have more widely a positif correlation between quality dimensions and corporate performance than middle corporates. From the discriminant analysis, there are five independent variables that have more discriminant power in the analysis, absenteeism (ES), consumer preference (IQ), turnover (ES), market place quality (IQ) and promotion (ES)
Kata Kunci : kinerja perusahaan, kepuasan konsumen, kepuasan karyawan dan kualitas industri, corporate performance, customer satisfaction, employee satisfaction and industry quality