Pengaruh Debt Default, Opini Auditor, Kualitas Auditor, Pertumbuhan Perusahaan dan Audit Lag Terhadap Prediksi Kebangrutan dengan Proksi altman Z Score (Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010)
BAYU, ALFI INDRA (Adv.: Sugiarto, Drs., M.Acc., M.B.A., C.P.A., C.M.A.), Sugiarto, Drs., M.Acc., M.B.A., C.P.A., C.M.A.
Kondisi ekonomi global yang kurang menguntungkan pada beberapa dekade belakangan ini menyebabkan banyak perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan dan diprediksi akan mengalami kebangkrutan. Untuk mengatasi dan meminimalisir terjadinya kebangkrutan, perusahaan dapat mengawasi kondisi keuangan dengan menggunakan teknik-teknik analisa laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan alat penting untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan kondisi keuangan perusahaan yang dibutuhkan oleh investor dan stake holder lainnya untuk mengetahui potensi kebangkrutan perusahaan serta variabel apa yang penting dan berpengaruh terhadap potensi kebangkrutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh debt default, Opini auditor, Kualitas auditor, Pertumbuhan perusahaan, dan audit lag terhadap kemungkinan terjadinya kebangkrutan yang diukur dengan proksi Altman Z Score pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder dengan sampel sebanyak 30 emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2008 sampai dengan 2010 dengan perncian 20 perusahaan yang dikategorikan sehat dan 10 perusahaan yang pernah mengalami kerugian atau laba bersih negative selama 2 tahun berturut-turut yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2008-2010.
Hasil penelitian dalam tesis ini menunjukan bahwa dari 30 perusahaan yang diteliti 11 perusahaan dikategorikan sehat, serta 19 perusahaan dikategorikan bangkrut. Variabel debt default secara statistik tidak berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan dengan nilai signifikansinya 0,998 > 0,05. Variabel opini auditor secara statistik tidak berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan dengan nilai signifikansi adalah 0,999 > 0,05. Variabel kualitas auditor berpengaruh secara signifikan terhadap prediksi kebangkrutan nilai signifikansi adalah 0,008 < 0,05, Variabel pertumbuhan perusahaan secara statistik tidak berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan dimana nilai signifikansinya 0,882>0,05 serta variabel audit lag secara statistik berpengaruh terhadap prediksi kebangkrutan perusahaan dimana nilai signifikansinya adalah 0,042 < 0,05.
The condition of the global economy is less favourable in a few decades later this will cause many companies experiencing financial trouble and is most likely to bankruptcy. To be overcome and minimize the occurrence of bankruptcy, company can keep an eye on the financial condition of analysis by the use of techniques financial report. Financial report is an important tool to obtain information related to the condition of a finance company that required by investors and other holder stage to examine the potential bankruptcy company and variable what is important and influential is potential bankruptcy.
The purpose of this study was to examine the effect of debt default, auditor opinion, auditor quality, growth companies, and audit lag to the possibility of bankruptcy as measured by proxy Altman Z Score at companies listed on the Indonesia Stock Exchange.
The research was conducted using secondary data with a sample of 30 companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2008 to 2010 with the details of 20 companies 10 companies categorized as healthy and who have experienced a loss or negative net income for 2 consecutive years listed on the Indonesia Stock Exchange in 2008-2010.
The results in this thesis show that of the 30 companies surveyed 11 companies categorized as healthy, and 19 companies categorized bankrupt. In this study, companies that fall within the gray area is considered as the company is bankrupt. Variables statistically debt default had no effect on the bankruptcy prediction significance value 0,998 > 0,05. Variables statistically auditor's opinion had no effect on prediction of bankruptcy with a significance value is 0,999> 0,05. Variable quality auditors were statistically significant influence bankruptcy prediction significance value is 0,008 < 0,05, statistically significant company growth variable had no effect on prediction of bankruptcy in which the significance value 0,882 > 0,05 and audit lag variables are statistically affect the prediction of bankruptcy of companies where significance value is 0,042 < 0,05.
Kata Kunci : Opini Auditor, Kualitas Auditor, Pertumbuhan Perusahaan, Altman Z Score, Debt Default, Auditors Opinion, Quality Auditors, Growth Company, Audit Lag