Laporkan Masalah

Pengaruh Kualitas Anggaran Proyek terhadap Efektifitas Pengendalian Proyek-Proyek Konstruksi pada Perusahaan Jasa Konstruksi di Propinsi Daerah Istimewa Aceh

Basri Zein (Adv:Drs. Abdul Halim, MBA., Akt), Drs. Abdul Halim, MBA., Akt

1993 | Tesis | S2 Accounting

Pesatnya pembangunan yang dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta telah mendorong tumbuhnya perusahaan-perusahaan jasa konstruksi. Namun demikian kenyataannya, telah terjadi perkembangan yang tidak seimbang antara besarnya jumlah proyek dengan peningkatan jumlah perusahaan jasa konstruksi yang akan menanganinya. Hal ini tentu saja menimbulkan persaingan yang sangat tajam antara sesama kontraktor dalam memperebutkan proyek yang kadangkadang telah menjurus kepada persaingan yang tidak sehat.Kesuksesan suatu perusahaan jasa konstruksi dalam menangani suatu proyek diukur dan ditentukan dari keberhasilannya dalam menyelesaikan proyek sesuai dengan spesifikasi, ketepatan waktu, dan anggaran biaya yang telah disepakati dalam kontrak. Pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan proyek yang dikerjakan kontraktor, dilakukan secara ketat oleh pihak luar perusahaan baik oleh konsultan pengawas atau oleh pihak aparat pekerjaan umum untuk proyekproyek pemerintah, guna memastikan apakah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi dan waktu yang telah ditetapkan.Penelitian yang dilakukan ini dimaksudkan untuk meli­ hat apakah kualitas anggaran proyek mempengaruhi efekti­ fitas pengendalian proyek yang dilaksanakan oleh manajer proyek. Kualitas anggaran dimaksudkan adalah suatu anggaran yang bukan saja dapat digunakan sebagai alat perencana an dan pengendalian, tetapi juga anggaran yang dapat memo­ tivasi pekerja dalam mencapai sasaran anggaran yang telah ditetapkan. Efektifitas pengendalian proyek diukur berda­ sarkan keberhasilan manajer proyek dalam menangani proyek dalam batas biaya yang telah dit tapkan dalam anggaran pe laksanaan 'proyek yang t lah disetujui oleh manajemen puncak.Perusahaan yang menjadi objek penelitian adalah peru­ sahaan jasa konstruksi golongan A, dan sebagai responden adalah manajer proyek perusahaan yang bersangkutan. Pengumpulan data dilakukan melalui daftar kuesioner yang diisi oleh responden dengan mendatangi perusahaan secara langsung. Jumlah sampel sebanyak 45 perusahaan dengan jum­ lah responden yang diwawancarai sebanyak 45 orang manajer proyek. Pertanyaan yang diisi oleh responden berkaitan dengan identitas responden, pengukuran kualitas anggaran proyek, pengawasan pihak eksterin; dan realisasi pencapaian anggaran proyek dalam tahun 1992.Kuesioner yang disampaikan kepada responden sebanyak 45 buah, dan seluruh jawabannya berhasil dikumpulkan. Setelah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitasnya,seluruh kuesioner yang diterima memenuhi syarat untuk dianalisa lebih lanjut. Dari 30 butir pertanyaan, 2 butir dinyatakan tidak sahih. Penganalisaan data selanjutnya dilakukan melalui analisis regresi, dengan terlebih dahulu melakukan pengujian terhadap asumsi dari model regresi yang digunakan. Hasil pengujian asumsi menyatakan bahwa model yang digunakan telah memenuhi syarat sebagai alat anal isis. Hasil analisis ternyata menunjukkan baik variabel kua­ litas anggaran proyek, maupun pengawasan pihak ekstern. pendidikan manajer, serta perrgalaman manajer mempunyai ko­ relasi yang lemah dan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efektifitas pengendalian proyek. Hasil pengujian hipotesi 1, H01 dan HA1 tentang signif kansi pengaruh kualitas anggaran proyek (partisipasi penyusun anggaran, ke­ jelasan anggaran, umpan balik anggaran, evaluasi anggaran dan tingkat kesulitan anggaran terhadap efektifitas pe­ ngendalian proyek menunjukkan nilai Fhlt g 0,317 < Ftabel(o,o .)( 5) ( 3?) 2,4494. Sedangkan has i 1 uji hipotesa 2, H02 dan HA2 tentang signif ikasi pengaruh pengawasan pihak eks­ tern, pendidikan manajer, dan pengalaman manajer terhadap efektif itas pengendal ian proyek menunjukkan n i lai Fhitung 1,019 < Ftabel(o OS)( 3 l(4 ll 2,4394. Dengan demikian berdasarkan hasil uji hipotes1s, baik hipotesis 1 maupun hipotesis 2 keputusan yang dapat diambil adalah menerima HO dan menolak HA.

The rapid development accomplished by the government and private agencies has promoted the establishment of numerous construction companies. In fact, the rate of increase in the number of construction companies is too high in comparison with the number of projects available. This has given rise to tight competition among contractors in their efforts to get the projects, a competition which is sometimes beyond sportivity. The success of a contruction company in handling a project is measured and determined by its success in ac­ complishing the project in time according to the specifi­ cations and the cost budget agreed on in the contract. Tight control over project implementation is carried out externally either by the control consultant or by the pub­ lic work agencies in the case of government projects, to make sure that the work be implemented in time according to the specipications. This study was intended to see if the quality of pro­ ject budgetting affects the effectiveness of project con­ trol by the project manager. By budgeting quality is meant the way in which the budget is not only viewed as a means of planning and control, but also how it motivates the personnels to reach the goals of the specified budget. The effectiveness of project control is measured from the success of the project manager in dealing with the project within the specified cost limits agreed on by the top management. The object of this study was class A construction companies, and their project managers were the respondents. Data were collected using questionaire inventories administered directly to the respondents at their headquarters. There were fourty five sample companies in all, one project manager for each. The questions answered by the respondent were related to respondent identity, assessment of project budgeting quality, external control and the realization of project budgeting in 1992.There were fourty five questionaires administered to the respondents, and all the filled sheets were success­ fully collected. A validity and reliability test showed that all of the collected sheets were valid for further analysis. Of the thirty questions, two were declared in­ valid. Futher data analysis using regression tehniques were carried out after a test showed that the model was valid as an analitycal instrument.Results of the analysis showed that project budgeting quality, external control, manager's education, and manager's experience were weakly correlated and had no significant effect on project control effectiveness. Test of hypothesis 1, H01 and HA 1 to find the significance of the effects of project budgeting quality (budgetary participation, budget goal clarity, budgetary feedback, budgetary evaluation, and budget goal difficulty) on the effective­ ness of project control showed that F calculated 0,317 < F tabulated(O,o5) (5)(39i 2,4494. The test of hypothesis 2, H02 and HA2 to find the significance of the effects of external control, the manager's education, and the manager's experience on project control effectiveness showed that F calcu­ lated = 1,019 < F tabulated(0,05)(3)(41) = 2,4394. It followed from the results of the hypothesis tests, including hypotheses

1 and 2, that HO was verified and HA rejected.


Kata Kunci : kualitas anggaran,efektifitas proyek,anggaran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.