Laporkan Masalah

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensitas Penggunaan Perbankan Internet

BARMAKA, FEVRIE (Pembimbing: Sumiyana, Dr., M.Si.,Akt.), Sumiyana, Dr., M.Si.,Akt.


2012 | Skripsi | S1 Accounting

Penelitian ini bertujuan menginvestigasi faktor- faktor yang mempengaruhi penerimaan perbankan internet di Indonesia. Penelitian ini mengaplikasikan technology acceptance model (TAM) sebagai dasar untuk meneliti penerimaan perbankan internet. Regresi linear digunakan dalam penelitian ini untuk menguji faktor- faktor yang mempengaruhi perbankan internet. Model ini menggunakan persepsi kebergunaan, persepsi kemudahan, persepsi kredibilitas, persepsi kenyamanan, norma sosial, ketersediaan akses, dan kos sebagai independen variabel.





Penelitian ini menemukan hasil bahwa, persepsi kebergunaan, persepsi kemudahan, persepsi kredibilitas, persepsi kenyamanan, dan norma sosial berpengaruh secara signifikan, sedangkan ketersediaan akses dan kos tidak berpengaruh secara signifikan. Keterbatasan waktu dan biaya merupakan penyebab munculnya tiga keterbatasan penelitian. Pertama, sampel penilitian ini kurang mewakili populasi. Kedua, indikator mengalami pengalihbahasaan sehingga memungkinkan responden memiliki persepsi yang tidak sama atas suatu indikator penelitian. Ketiga, data yang dianalisis dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode survei yang mengandung kelemahan yaitu kemungkinan tidak tercerminnya keadaan yang sesungguhnya. Hal tersebut dikarenakan responden yang tidak serius dalam mengisi kuesioner.





Penelitian ini menyajikan pandangan terhadap perbankan internet di Indonesia, dengan keterbatasan yang telah disebutkan sebelumnya. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap literatur perbankan internet di indonesia.

This study is aimed at investigating the factors influencing the online banking acceptance in Indonesia. This study applies technology acceptance model (TAM) as the base model in order to investigate the online banking acceptance. For this purpose, a linear regression is employed to examine the factors influencing online banking acceptance. The model employs perceived credibility, perceived enjoyment, social norm, accessibility, and cost in addition to perceived usefulness and perceived ease of use.





The study results suggest that perceived usefulness, perceived ease of use, perceived credibility, perceived enjoyment and social norm are statistically significant while accessibility and cost are statistically insignificant. Due to the time and cost constraints, the present study has suffered from the three setbacks. first, the sample of the study somewhat limits generalizations. Second, the language has translated from english into indonesian so there is a possibility to confuse respondents . Third, data collected by survey method so the respondents maybe not serious to fill the questioner.





Essentially, this study offers an insight into online banking in Indonesia, which has limited previously been investigated. Indeed, the results useful to banks planning further online banking. Hope this study is able to contribute to the literature on online banking indonesia.

Kata Kunci : perbankan internet di Indonesia, ketersediaan akses, Biaya, online banking in Indonesia, technology acceptance model (TAM), accessibility, cost


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.