ANALISIS PENGENDALIAN ANTRIAN DENGAN KONSEP WAITING LINE THEORY DI LAYANAN RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MATA Dr YAP YOGYAKARTA
AZIS FATHONI (adv. Drs Wakhid Slamet Ciptono MBA,MPM), Drs Wakhid Slamet Ciptono MBA,MPM
Teori antrian ini pertama kali dikemukakan oleh ahli Matematika Denmark yang bernama A.K.Erlang, yang mengadakan penelitian lalu lintas telephon. Waiting Line Teori mempunyai aplikasi yang luas untuk alat operasi perusahaan atau pihak manajemen termasuk didalam pengendalian antrian di sebuah rumah sakit. Kualitas pelayanan di sebuah rumah sakit harus ditunjang dengan fasilitas dan sumber daya proporsional. Namun pada kenyataannya fasilitas dan sumber daya yang tersedia seringkali jumlahnya relatif terbatas dan tidak sebanding dengan kebutuhan beroperasi sehingga terbentuk berbagai masalah masalah seperti adanya antrian atau baris tunggu untuk mendapatkan pelayanan jasa pemeriksaan. Permasalahan itu akan dicoba dipecahkan dengan konsep Waiting Line Theory. Teori ini berguna untuk menghitung perbandingan (trade off) antara fasilitas pelayanan yang dikeluarkan pihak rumah sakit dan waktu tunggu yang diperlukan pasien.Persoalan persoalan yang dapat diselesaikan dengan Waiting Line Theory adalah meliputi bagaimana perusahaan atau pihak rumah sakit dapat menentukan waktu dan fasilitas yang sebaik baiknya agar dapat melayani pasien dengan secara efisien. Didalam hal ini tentu saja diperhitungkan antara ekstra biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk menambah fasilitas service baru dengan kerugiankerugian pasien karena harus menunggu apabila tidak
diadakan penambahan fasilitas service baru. Tujuan utama dari teori Antrian adalah untuk menentukan tujuan pelayanan optimal dengan biaya pelayanan dan biaya menunggu yang minimum.
Kata Kunci : RS Dr Yap, rawat jalan, pengendalian antrian, konsep waiting line theory