Pengujian Anteseden dari Niat Pengguna Internet dalam Keputusan Pembelian Online
Aunalal, Zany Irayati, Prof. Dr. Jogiyanto H.M., M.B.A.
2008 | Tesis | S2 Management
Niat (intention) didefinisikan sebagai keinginan untuk melakukan perilaku. Niat (intention) dapat mendorong seseorang untuk berperilaku. Penelitian ini menguji antecedents niat individu dalam melakukan pembelian produk secara online atau melalui internet. Hal ini menarik untuk diteliti karena niat berbelanja melalui internet (online store) masih sangat rendah. Berdasarkan tujuan tesebut, teori yang melatarbelakangi penelitian ini adalah model penerimaan teknologi (technology acceptance model) yang lebih berfokus pada proses keputusan penerimaan teknologi. Dalam penelitian ini variabel-variabel yang diuji karena dianggap sebagai antecedent adalah manfaat persepsian, kemudahan penggunaan persepsian risiko persepsian, kepercayaan, keyakinan diri terhadap internet serta kesenangan yang dipersepsikan terhadap niat individu.
Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode convinience sampling. Jumlah responden yang dapat digunakan sebagai sampel sebanyak 243 responden dari 300 kuesioner yang disebarkan. Pengujian validitas, reliabilitas dan uji hipotesis dilakukan dengan alat analisis PLS menggunakan software SmartPLS versi 1,01. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 11 (sebelas) hipotesis yang diuji, 10 (sepuluh) hipotesis menunjukan hasil yang signifikan. Hal ini berarti niat individu dalam penerimaan teknologi khususnya internet dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya yang diuji dalam penelitian ini yaitu factor kepercayaan, risiko persepsian, manfaat persepsian, keyakinan diri terhadap internet dan kesenangan yang dipersepsikan. Kata Kunci: Anteseden, Kepercayaan, Risiko Persepsian, Manfaat Persepsian, Kemudahan Penggunaan Persepsian, Keyakinan Diri, Kesenangan yang dipersepsikan, Niat Beli.
Intention is define as willing to do behavior. Intention could motivate person to have a behavior. This research was examining the antecedent of individual intention to make online product purchase or through internet. It is interesting to observe because intention purchase through internet (online store) remains very low. Base on that objective, theoretical underlying this research is technology acceptance model (TAM) that more focuses on decision process of technology acceptance. In this research variables that examined due assume to antecedent is perceived usefulness, perceived ease of use, perceived of risk, trust, self-efficacy on internet and perceived playfulness on intention to use. The respondents in this study are university students in Jogjakarta, and used convenience sampling method as sampling technique. There are only 243 respondents among 300 questioners whom can be used as samples. Validity, reliability and hypothesis examination was performed with PLS analysis using SmartPLS v.1.01 software. The result shows that from 11 (eleven) examined hypotheses, there's only 10 (ten) hypotheses are accepted and significant. The result of this research provide evidence that individual intention in technology acceptance especially internet is influenced by various factors, including trust, perceived of risk, perceived usefulness, perceived ease of use, self-efficacy, perceived playfulness on internet. Keywords: Antecedent, Trust, Perceived of Risk, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Self-Efficacy, Perceived Playfulness, Intention to Use
Kata Kunci : Anteseden, Kepercayaan, Risiko Persepsian, Manfaat Persepsian, Kemudahan Penggunaan Persepsian, Keyakinan Diri, Kesenangan yang dipersepsikan, Niat Beli