Ketimpangan Penduduk di Indonesia
Astuti Rahayu (Pemb : Dr. Budiono Sri Handoko, MA), Dr. Budiono Sri Handoko, MA
Akses yang sama pada pendidikan adalah hak asasi manusia, dan merupakan bagian dari kesejahteraan. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pendidikan di Indonesia dengan menggunakan indeks Gini pendidikan, faktor-faktor yang mempengaruhi, bentuk kurva Kuznets pendidikan, bagaimana pengaruh jurang gender terhadap indeks Gini pendidikan, dan bagaimana pengaruh ketimpangan pendidikan terhadap kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita. Disini juga ditampilkan penggolongan tipologi Klassen untuk pendidikan antar propinsi di Indonesia.
Penelitian ini menyajikan metode langsung maupun tak langsung dalam penghitungan indeks Gini pendidikan, dengan menggunakan data panel 5 tahunan, pada populasi penduduk berumur 10 tahun ke atas, untuk 26 propinsi mulai tahun 1975 hingga 2000.
Analisis hasil empiris menemukan bahwa, pertama, ketimpangan pendidikan di kebanyakan propinsi telah menurun selama periode tersebut kecuali Propinsi Irian Jaya. Kedua, ketimpangan pendidikan yang diukur dengan indeks Gini pendidikan mempunyai hubungan yang negatif dengan rata-rata tahun bersekolah. Ini mengimplikasikan bahwa propinsi dengan tingkat pencapaian pendidikan lebih tinggi, lebih mungkin mencapai kemerataan pendidikan dari pada propinsi dengan tingkat pencapaian pendidikan yang lebih rendah. Ketiga, pola kurva Kuznets ( penyebaran ) pendidikan terlihat nyata dengan menggunakan data standar deviasi sekolah. Keempat, jurang gender tak berpengaruh terhadap ketimpangan pendidikan. Kelima, kenaikan PDRB per kapita mempunyai hubungan yang negatif dengan ketimpangan pendidikan. Keenam, 7 propinsi telah mendorong pertumbuhan kemerataan pendidikan dan PDRB per kapita dari kondisi buruk ke kondisi ideal pada tipologi Klassen.
Equal access to education is among the basic human rights and a component of well being. This thesis investigates education inequality in Indonesia by computing education Gini index. factors that affect it. a pattern of education Kuznets curve. how gender-gap affects to education Gini index, and how education inequality affects to the per capita Gross Regional Domestic Product (GRDP) increments. Finally. it also presented Klassen Typology for education across provinces in Indonesia.
This research presents both the direct and indirect methods in calculating the education Gini index. and generates a quinquennial dataset on education Gini for population age over J 0, for 26 provinces from 1975 to 2000.
Among the findings are the following. First. educational inequality for most of the provinces has been declining during the periods. with Irian Jaya as an exception. Second. education inequality measured by education Gini is negatively associated with the average years of schooling. This implies that provinces with a higher education attainment level are most likely to achieve education equality better than those with lower attainment level. Third. a pattern of education Kuznets curve exists if the standard deviation of education is used. Fourth. gender-gap has no relation with education inequality. Fifth. per capita Gross Regional Domestic Product (GRDP) increments is negatively associated with education inequality. Sixth. 7 provinces have been pushing the growth of education equality and GRDP from bad to ideal condition in Klassen Tipology.
Kata Kunci : Ekonomi, Ketimpangan Sosial