Laporkan Masalah

Peran Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Memprediksi Niat Kontinuans Penggunaan Sistem E-learning

Astuti, Dwi Puji , Dr. Sony Warsono, MAFIS

2008 | Tesis | S2 Management

Seperti halnya produk, jasa dan aplikasi berbasis web, kesuksesan e-learning tergantung pada kepuasan pengguna dan faktor lain yang dapat meningkatkan niat pengguna untuk menggunakan kembali sistem tersebut. Model ekspektasi-konfirmasi teknologi informasi (ECM-IT) merupakan model untuk menginvestigasi perilaku penggunaan TI secara berkelanjutan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi niat kontinuans pengguna sistem e-learning dengan mengintegrasikan kemudahan penggunaan persepsian sebagai motivasi ekstrinsik selain kegunaan persepsian dan kepermainan persepsian sebagai motivasi intrinsik pada ECM-IT. Pengujian hipotesis model ini secara empiris diuji menggunakan Partial Least Square (PLS). Data diperoleh dari hasil survei pada 194 dosen dan mahasiswa UGM pengguna sistem e-learning yang dikelola oleh UGM.

Hasil menunjukkan bahwa niat kontinuans ditentukan oleh kepuasan. Kepuasan dipengaruhi oleh kegunaan persepsian dan kepermainan persepsian. Penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara kemudahan penggunaan persepsian dan kepuasan pengguna sistem e-learning.

Like other product, service and web-based application, the success of e-learning depends largerly on users' satisfaction and other factors that will eventually increase user intention to continue using it. The expectation-confirmation model of IT (ECM-IT) is a model for investigating continued information technology usage behavior.

The aim of this research is undestading e-learning continuance intention. By integrating a motivational perspective into ECM, the model captured both extrinsic (perceived usefulness and perceived ease of used) and intrinsic (perceived playfulness) motivators for explaining e-learning continuance intention. Research hypotheses derived from this model are empirically validated using the responses to survey on e-learning usage among 194 lecturers and undergraduate students of Gadjah Mada University that have been using e-learning system in their curriculum. Data were examined through Partial Least Square (PLS).

The result suggest that users' continuance intention is determined by satisfaction, which in turn is jointly determined by perceived usefulness, perceived playfulness and confirmation. Surprisingly, perceived ease of use did not posit a significant impact on user satisfaction.

Kata Kunci : niat kontinuans, model ekspektasi-konfirmasi TI, kepermainan persepsian (perceived playfulness), e-learning.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.