Determinan Cash Holding pada Perusahaan Non Keuagan Di Indonesia
Asrrini Novi Puspita (Adv.: Dra.Sri Handaru Yuliati,M.B.A), Dra.Sri Handaru Yuliati,M.B.A
Kas berperan penting dalam menjaga likuiditas perusahan, tetapi di sisi lain kas merupakan aset yang paling tidak produktif sehingga keberadaannya menimbulkan pertanyaan terutama bagi perusahaan non keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan dalam pemegangan kas (cash holding) perusahaan menggunakan variabel utang, profitabilitas, dividen, modal kerja bersih non kas, dan ukuran perusahaan.
Sampel penelitian merupakan perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diambil dari Indonesian Capital Market Directory selama sepuluh tahun dari 2004 hingga 2013. Krisis ekonomi 2008 dikontrol dengan menggunakan variabel boneka (dummy variable).
Estimasi dilakukan dengan model fixed effect Ordinary Least Square menggunakan efek robust untuk menyembuhkan gangguan heteroskedastisitas dan autokorelasi pada model. Penelitian ini menemukan bahwa rata-rata kas perusahaan berada pada kisaran 10% dari total aset. Variabel utang, profitabilitas, modal kerja non kas, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan pada cash holding.
Cash has significant role on maintaining corporate liquidity, however cash is also the most non productive asset. This research aims to analyse determinant of corporate cash holding using financial leverage, profitability, dividend, net working capital non cash, and firm size.
The sample covers non financial companies which was taken from Indonesian Capital Market Directory with puposive sampling method during ten years between 2004 to 2013. Dummy variable was expected to control economic crisis 2008.
Estimation uses fixed effect model by Ordinary Least Square with robust effect as a treatment for heteroskedastisity and autocorrelation. This research shows some evidence that cash represent 10% from total asset. Financial leverage, profitability, net working capital non cash, and firm size affect cash holding significantly.
Kata Kunci : pemegangan kas perusahaan, struktur modal, corporate cash holding, capital structure.