Analisis Pengaruh Tingkat Bunga SBI Terhadap Return LQ 45 Pada Kondisi Pasar Bullish dan Bearish
ARY UTAMA, Mamduh M. Hanafi, Dr., M.B.A.
Skripsi ini membahas pengaruh tingkat suku bunga SBI terhadap return LQ-45 pada kondisi pasar bullish dan bearish. Berdasarkan penelitian dan journal terdahulu bahwa tingkat bunga memiliki pengaruh negative terhadap return saham, karena apabila tingkat bunga meningkat, maka akan menyebabkan return saham menjadi turun Karena investor akan memilih berinvestasi di deposito, tetapi apabila tingkat suku bunga turun maka akan menyebabkan return saham meningkat karena akan menyebabkan investor memilih berinvestasi di sector saham.Dengan menggunakan uji regresi, peneliti ingin membuktikan bagaimana hubungan antara SBI dan return saham.
Hasil penelitian menunjukan ternyata pengaruh SBI terhadap return LQ-45 tidak memiliki pengaruh signifikan,tetapi hubungan antara keduanya negative, hal ini dapat disebabkan karena tahun penelitian antara 2004-2008 sempat memasuki periode tahun krisis akibat subprime mortgage di Amerika Serikat. Dengan demikian ternyata tingkat suku bunga tidak dapat dijadikan pedoman dalam melakukan investasi, ada berbagai macam kondisi makroekonomi yang menjadi pedoman investor dalam melakukan investasi diantaranya nilai kurs rupiah terhadap dollar, harga minyak,harga emas dll.
This thesis addresses correlation between Interest rate SBI with LQ-45 return on Bullish and Bearish market.Based on the thesis and jornal those Interest rate have a negative correlation with stock return, because if interest rate increase, will be effect decreasing because many investors likely investment in deposito, but if interest rate decrease,will be effect increasing stock return because many investor likely investment at capital market.Then applying linier regression model goes further to investigate correlation between interest rate and stock return.
The results suggest that correlation between interest rate and stock return appears to be not significant but the correlation between interest rate and stock return are negative. this condition will be effect a subprime mortgage condition on 2008 in united states of America. So, Interest rate have not influence investor preference, any macroeconomic factor condition such as exchange rate Indonesian rupiah with US dollar, Oil price,Gold price and etc.
Kata Kunci : SBI, Return LQ-45, Bullish, Bearish