Laporkan Masalah

Ketapatan Analisis Rasio Keuangan dalam Memprediksi Peringkat Obligasi: suatu studi komparasi PT. Pefindo dan PT. Kasnic Credit Rating

Aryanindita, Gabriel Prananingrum, Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc.

2005 | Tesis | S2 Accounting

Peringkat obligasi merupakan salah satu instrumen penting dalam investasi obligasi karena memberikan pernyataan informatif dan sinyal mengenai probabilitas kegagalan utang suatu perusahaan. Peringkat obligasi umumnya diberikan oleh agen pemeringkat berdasarkan model prediksi agen pemeringkat. Indonesia mempunyai dua agen pemeringkat obligasi yaitu PT PEFINDO dan PT KASNIC Credit Rating Indonesia. Beberapa penelitian terdahulu menemukan bukti bahwa terdapat kemampuan seperangkat data akuntansi yaitu rasio keuangan dalam memprediksi peringkat obligasi. Peneliti termotivasi untuk melakukan penelitian ini karena hanya digunakannya satu agen pemeringkat pada penelitian sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk membedakan, mengevaluasi dan memberikan bukti empiris mengenai ketepatan rasio keuangan dalam memprediksi peringkat obligasi yang diberikan oleh agen pemeringkat di Indonesia yaitu PEFINDO dan KASNIC, dengan cara menguji kemampuan model prediksi rasio keuangan yang didasarkan pada data laporan keuangan. Peneliti berasumsi bahwa agen pemeringkat obligasi di Indonesia menggunakan pendekatan yang berbeda dalam memberikan peringkat obligasi. Penelitian ini menggunakan sample sebanyak 26 perusahaan non keuangan atau 240 observasi sejak tahun 2000 sampai dengan 2003, yang dibagi menjadi 100 observasi untuk agen pemeringkat KASNIC dan 140 observasi untuk agen pemeringkat PEFINDO. Peneliti mengajukan 41 rasio keuangan yang dipilih dengan factor analysis untuk menentukan rasio yang mempunyai hubungan dengan peringkat obligasi. Hasil dari analisis Multiple Discriminant Analysis (MDA) secara statistis menunjukkan bukti bahwa terdapat empat rasio keuangan yaitu short-term liquidity (CACL), productivity (COIN, CFTA, CATA, SLTA), leverage (NWTA) dan equity (NWTL) yang memiliki kemampuan dalam memprediksi peringkat obligasi untuk agen pemeringkat PEFINDO dan empat rasio keuangan yaitu short-term liquidity (CACL), productivity (COIN, SLAR), leverage (CLIN) dan equity (SLCL, NITL) yang memiliki kemampuan dalam memprediksi peringkat obligasi KASNIC. Sedangkan hasil analisis Chi-Square dan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bukti bahwa ketepatan pemeringkatan obligasi dengan model rasio keuangan untuk agen pemeringkat PEFINDO berbeda signifikan dengan agen pemeringkat KASNIC. Hasil casewise statistic menunjukkan bahwa 112 emiten PEFINDO dari 140 emiten tepat diklasifikasi oleh model prediksi (80%) sedangkan 95 emiten KASNIC dari 100 emiten tepat diklasifikasi oleh model prediksi (95%). Maka, model prediksi rasio keuangan terbukti lebih tepat dalam memprediksi emiten pada agen KASNIC.

Kata kunci: Peringkat obligasi, Rasio keuangan (short-term liquidity, productivity, leverage dan equity), dan Agen pemeringkat obligasi.

Kata Kunci : Rasio Keuangan; Peringkat Obligasi; Prediksi Peringkat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.