Laporkan Masalah

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Audit Delay: Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI Periode 2007-2009

ARUNTHY, GLENDA (Pembimbing: Suyanto, S.E., M.B.A. Ak.), Suyanto, S.E., M.B.A. Ak.

2011 | Skripsi | S1 Accounting

Ketepatwaktuan (timeliness) adalah salah satu wujud dari relevan yang merupakan salah satu karakteristik kualitatif dalam penyampaian laporan keuangan. Dimana, ketepatwaktuan penyampaian laporan keuangan ini dapat mempengaruhi keputusan yang akan diambil oleh para investor dan pihak-pihak berkepentingan lainnya untuk tindakan di masa yang akan datang. Pengukuran ketepatwaktuan ini dapat kita lihat dari jangka waktu tutup buku perusahaan sampai dengan selesainya laporan keuangan yang disertai dengan laporan audit, atau dengan kata lain adalah audit delay. Semakin sedikit audit delay maka semakin menguntungkan para investor dan pihak yang berkepentingan lainnya.

Pada penelitian ini akan digunakan enam variabel yang diduga menjadi faktor penyebab lamanya audit delay pada perusahaan manufaktur yang listed di BEI periode 2007-2009. Keenam variabel tersebut adalah ukuran perusahaan, ukuran KAP, tingkat profitabilitas, pelaporan laba/rugi, tingkat leverage, dan jenis opini audit. Jumlah yang dijadikan sampel penelitian ini sebanyak 125 perusahaan, dimana telah memenuhi kriteria yang penulis syaratkan untuk penelitian kali ini. Model yang digunakan dalam analisis penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS dalam mengolah datanya.

Berdasarkan hasil output dari SPSS ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa pada periode 2007-2009 pada perusahaan manufaktur yang lsited di BEI, hanya mempunyai dua faktor yang mempengaruhi lamanya audit delay. Kedua faktor itu antara lain ukuran perusahaan dan ukuran KAP. Namun, keenam faktor yang diuji tersebut hanya dapat menjelaskan varians dari lamanya audit delay sebesar 16,3 %. Sehingga 83,7% lainnnya adalah faktor-faktor lain selain yang diujikan pada penelitian ini.

Timeliness is one of the relevant form which is one of the qualitative characteristics in the delivery of financial statements. Where, timeliness of delivery of these financial statements can influence the decision to be taken by the investors and other interested parties to act in the future. Measuring the timeliness of this we can see from closing financial years until the completion of company financial statements accompanied by audit reports, or in other words is the audit delay. The less audit delay the more profitable to investors and other interested parties.

This research will be used six variables suspected to be factors causing the length of audit delay on manufacturing companies listed on the BEI period 2007-2009. The six variables are firm size, firm size, level of profitability, reporting net income / loss, the level of leverage, and type of audit opinion. The amount used as a sample of this study of 125 firms, which have met the criteria for the study authors restrictions this time. The model used in this research analysis is multiple linear regression using SPSS software in its data processing.

Based on the results of the SPSS output, it can be concluded that in the 2007-2009 period on manufacturing companies in the IDX lsited, only have two factors that affect the length of audit delay. Both these factors include firm size and firm size. However, the six factors tested can only be explained variance of the length of audit delay at 16.3%. Thus, 83.7% other woods are other factors than those tested in this study.

Kata Kunci : Audit Delay, Timeliness, Company Size, Firm Size, Profitability Level, Type of Auditor's Opinion, The Leverage, Reporting Profit / Loss, Ketepatwaktuan, Ukuran Perusahaan, Ukuran KAP, Tingkat Profitabilitas, Jenis Opini Auditor, Tingkat Leverage, Pelapora


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.