Laporkan Masalah

PENGARUH EKSPOR HASIL PERTANIAN, INDUSTRI, DAN MIGAS TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA Suatu Analisis Input-Output

ARIFIN, HILMI (Adv.Dr. Faded Wijaya Mansoer, MA ), Dr. Faded Wijaya Mansoer, MA

2014 | Skripsi | S1 Economics

Berkembangnya paradigma interdependensi dan negara tanpa batas (borderless) dalam kerangka liberalisasi dan perdagangan bebas antar negara atau antar kawasan telah membawa tantangan dan peluang bagi setiap negara yang memiliki perekonomian terbuka. Oleh karena itu sudah sewajarnya jika setiap negara berusaha untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan produksi dalam upaya meningkatkan daya saing (competitiveness), baik di tingkat regional maupun internasional. Kinerja perekonomian nasional di bidang perdagangan luar negeri menghadapi tantangan yang cukup berat dengan terdepresiasinya nilai rupiah secara tajarn terhadap dolar Amerika Serikat. Depresiasi tersebut memunculkan peluang peningkatan ekspor, terutama bagi komoditi-komoditi tertentu yang tidak dikenakan kuota ataupun tidak banyak memerlukan komponen dan bahan baku impor. Namun peluang tersebut tidak berarti secara otomatis dapat segera dimanfaatkan mengingat adanya tantangan lain yang harus dihadapi.



Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh perubahan ekspor hasil industri terhadap pembentukan output total dan nilai tambah adalah paling besar dibandingkan dampak yang terjadi akibat perubahan ekspor hasil pertanian maupun ekspor migas. Namun di sisi lain, rasio perubahan jumlah tenaga kerja dengan perubahan nilai ekspor hasil pertanian menunjukkan angka yang paling besar dibandingkan rasio perubahan jumlah tenaga kerja dengan perubahan nilai ekspor hasil industri maupun ekspor migas. Sedangkan untuk tingkat keterkaitan sektor industri, baik keterkaitan ke depan maupun keterkaitan ke belakang, menunjukkan angka yang lebih tinggi daripada tingkat keterkaitan di sektor pertanian maupun sektor migas. Semua temuan ini semakin mengukuhkan posisi sektor industri sebagai leading sector. Pertumbuhan atau perlambatan sektor ini akan sangat mempengaruhi sektor lain. Sektor industri sebagai sektor yang memegang peranan penting perlu terus meningkatkan daya saing produk-produk yang dihasilkannya, baik di pasar dalam negeri maupun di pasar dunia, antara lain dalam hal kualitas, harga, dan ketersediaan produk secara kontinyu.

Kata Kunci : ekspor, pertanian, industri, migas, ekonomi, Indonesia, analisis, input-output


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.