Kajian antara adopsi cas pada proses kegiatan pengadaan saliran air tahun 2007 di rumah sakit jiwa Prof. Dr. Soeroyo Magelang
ARIE WIDIATMOKO, Dr. Indra Bastian, MBA.,Ak
Organisasi pemerintah di Indonesia secara umum diketahui sebagai organisasi yang tidak efisien dan tidak efektif. Keadaan-keadaan tersebut merupakan hasil dari sistem pemerintahan yang buruk selama puluhan tahun. Dalam era reformasi seperti sekarang ini, setiap kemungkinan untuk melakukan perbaikan terhadap keadaan-keadaan tersebut adalah sangat penting. Salah satu bagian yang menjadi sumber keadaan yang tidak efisien dan tidak efektif dari kegiatan-kegiatan pemerintah adalah kegiatan pengadaan barang dan jasa. Price marked-up merupakan hal yang terlihat jelas dalam kegiatan pembelian pemerintah. Cost Accounting Standard adalah sebuah standar pembelian yang digunakan di Amerika Serikat. Data mengenai standar tersebut diperoleh dari berbagai sumber di internet. Standar tersebut hanya memperhitungkan harga yang dapat dihubungkan secara identik dengan keluaran dari kegiatan pengadaan barang dan jasa. Standar tersebut memberikan batasan-batasan sehingga harga pengadaan barang dan jasa yang terendah yang dapat diperoleh oleh sebuah institusi.
Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang adalah sebuah institusi kesehatan pemerintah dengan kesehatan jiwa sebagai kegiatan utamanya. Sebagai sebuah institusi pemerintah, Prof. dr. Soeroyo Magelang Mental Hospital tidak terlepas dengan masalah ketidakefisienan dan ketidakefektifan. Dalam skripsi ini, kegiatan Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang untuk perbaikan pipa air tahun 2007 digunakan sebagai subjek. Data-data yang diperoleh merupakan data sekunder yang diperoleh dari tim pengadaan barang dan jasa Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang. Data-data tersebut dikelola dengan menerapkan Cost Accounting Standards dan kemudian dibandingkan dengan data-data orisinil.
Sebagai hasilnya, mempertimbangkan bahwa tidak terdapat perbedaan biaya yang signifikan dalam perbandingan antara pengadaan barang dan jasa menggunakan standar yang biasa dengan pengadaan barang dan jasa menggunakan Cost Accounting Standard, maka penggunaan Cost Accounting Standards di Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang tidak dapat digunakan.
Government organizations in Indonesia as publicly known are inefficient and ineffective. Those conditions are products of bad governmental system which happens for decades. In a reformation era like now, it is worth to do any possibility to repair those conditions into better ones. One post of inefficient and ineffective condition of government activities is in the procurement activity. Price marked-up is the obvious thing to see in a governmental purchasing. Cost Accounting Standards is a procurement standards used in the United States of America. The standard was taken from various internet sources. It sees only the price that can be identically related with the output of the procurement. This standard creates limitations so that the procurement price would be the lower price that can get by the institution. Prof. dr. Soeroyo Magelang Mental Hospital is a government health institution with psychiatric as its main concern. As a government institution, Prof. dr. Soeroyo Magelang Mental Hospital is also dealing with inefficient and ineffective problems. In this paper, the procurement of renovation of water pipes in 2007 of Prof. dr. Soeroyo Magelang Mental Hospital is used as the subject. The data taken for this paper is secondary data from procurement team of Prof. dr. Soeroyo Magelang Mental Hospital. The data was processed with Cost Accounting Standards and then compared with its original one. As a result, considering that there is no significant cost difference in comparable between procurement using general standards and procurement using Cost Accounting Standards, the use of Cost Accounting Standards in Prof. dr. Soeroyo Magelang Mental Hospital cannot be done.
Kata Kunci : pengadaan barang dan jasa, Cost Accounting Standards