Laporkan Masalah

Analisis Pertumbuhan endogen: Dampak Liberalisasi Perdagangan di Sektor Industri Manufaktur Indonesia 1980-1997

ARIEF, MOHAMMAD IRSAN (Pembimbing: Catur Sugiyanto, Dr., M.A.), Catur Sugiyanto, Dr., M.A.

2012 | Tesis | S2 Economics

Liberalisasi perdagangan dewasa ini menjadi salah satu agenda penting dunia dalam upaya mewujudkan hubungan yang tanpa batas. Literatur pertumbuhan endogen menyediakan dukungan persuasif yang menekankan pentingnya perdagangan intemasional dalam meningkatkan pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tersebut dalam menganalisis perdagangan internasional di sektor industri manufaktur Indonesia, dan melihat dampaknya sej ak mulai diterapkan liberalisasi pada tahun 1985.



Metode yang dipakai dengan panel data, supaya dapat mencakup kompleksitas sekaligus dapat memanfaatkan data-data perdagangan yang tersedia secara sektoral maupun sepanjang periode. Memasukkan pengaruh kebijakan deregulasi perdagangan digunakan variabel dummy, yang meliputi model piecewise linear regression dan model double dummy of slope. Data yang dianalisis antara tahun 1979 hingga 1997 mencakup 26 sektor menurut klasifikasi ISle 3 digit.



Secara umum hasil analisis menunjukkan variabel-variabel perdagangan yang digunakan dalam mengukur tingkat pertumbuhan produktivitas, memberikan pengaruh yang rendah terhadap pertumbuhan output. Secara parsial didapatkan pengaruh pertumbuhan ekspor pada kelambanan satu tahun yang positif tapi masih lebih rendah dari pengaruh pertumbuhan impor barang-barang input sebagai variabel produktivitas. Analisis terhadap dampak deregulasi perdagangan 1985 menunjukkan pengaruh pertumbuhan ekspor mempunyai nilai yang lebih besar dari periode sebelumnya, yaitu terdapat kenaikan kontribusi pertumbuhan sebesar 0,0144 persen. Liberalisasi perdagangan memberi dampak positif bagi pertumbuhan produktivitas di sektor industri manufaktur, khususnya pada orientasi ekspor. Namun relatif rendahnya pengaruh dari variabel-variabel perdagangan dibandingkan variabel produksi, dapat menjadi ukuran masih rendahnya tingkat produktivitas dalam perdagangan intemasional yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan di sektor industri manufaktur Indonesia.

Trade liberalization in the recent years has been part of important world agenda in an attempt to create an unlimited relationship. The endogenous growth literature provides persuasive support that stresses the importance of international trade levels for economic growth. This research uses endogenous growth approach to analyze the international trade on manufacturing industry sector of Indonesia, and to find out the impact since the beginning of the liberalization implementation in 1985.



The method used is panel data, in order to cover the complexity of manufacturing industry, and at the same time to be able to use cross-sectional and and time-series trade data. Including the effect of trade deregulation policy is applied by using dummy variable, that consists of piecewise linear regression model and double dummy of slope model. Data observation analyzed is 26 manufacturing sectors between 1979 and 1997.



On general, the results show that trade variabels used to measure productivity growth rate gives small effect on output growth. Partially, it is also found a positive effect of export growth in one year time lag, only it has a smaller effect than the imported input growth as a productivity variable. The analysis of the impact of trade deregulation on 1985 shows that deregulation matters, it's contribution on growth is increase by 0,0144 "percent. Trade liberalization gives positive impact on productivity growth in manufacturing industry sectors, especially export oriented ones. Nevertheless, the relatively smaller effect of trade variables than production variables can be a sign of low productivity rate in international trade that is expected to lead the growth of Indonesian



manufacturing industry.

Kata Kunci : Trade liberalization, productivity, growth, Indonesian manufacturing industry, Liberalisasi perdagangan, produktivitas, pertumbuhan, industri manufaktur Indonesia.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.