Laporkan Masalah

Analisis manfaat diversifikasi portofolio saham antar industri di bursa efek Jakarta: periode Januari 2005-Desember 2007

APRI LINAWATI, Drs. Harimurti Subanar, MM

2009 | Skripsi | S1 Management

Penelitian ini meneliti manfaat pengurangan risiko investasi apabila seorang investor melakukan diversifikasi portofolio saham antar industri di Bursa Efek Jakarta pada periode Januari 2005-Desember 2007. Data yang digunakan adalah harga saham mingguan perusahaan - perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada periode Januari 2005-Desember 2007.

Penelitian terdahulu menemukan bahwa Bursa Efek Jakarta mempunyai potensi pengurangan risiko investasi apabila seorang investor melakukan diversifikasi portofolio saham antar industri dan besarnya pengurangan risiko adalah 0%-87,12% dibanding investasi pada saham tunggal. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini menggunakan ukuran risiko berupa koefisien variasi (risiko per satuan expected return) untuk membandingkan risiko portofolio dan saham tunggal. Karena keterbatasan peneliti maka portofolio dalam penelitian ini hanya mencakup portofolio dengan bobot saham yang sama.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode Januari 2005-Desember 2007, Bursa Efek Jakarta mempunyai potensi pengurangan risiko investasi jika seorang investor melakukan diversifikasi portofolio saham antar industri. Besarnya pengurangan risiko investasi adalah antara 0% -59,61% per satuan expected return dibanding investasi pada saham tunggal.

This paper analized the benefit of investment risk reduction if there are any investors who interested to make stock portfolio diversification among industries in Jakarta Stock Exchange in January 2005-December 2007. The research used the weekly price of stock in January 2005-December 2007.

Last researches found that Jakarta Stock Exchange had a potency of investment risk reduction if any investors made a stock portfolio diversication among industries. The benefit of investment risk reduction were 0 %-87,12%. This research is different with other researches because this research use variation coefficient (risk per expected return) to benchmark portfolio risk and single stock. In a portfolio, there are same weight for all stock.

The results showed there were a potency of investment risk reduction in Jakarta Stock Exchange and the investors can have a benefit 0%-59,61% investment risk reduction if they made a stock portfolio diversification among industries in January 2005-December 2007.

Kata Kunci : diversifikasi, portofolio saham, koefisien varias, diversification, stock portfolio, variation coefficient


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.