Pengaruh penggabungan usaha terhadap efisiensi dan profitabilitas pada industri perbankan di Indonesia
Aprianto, Irwan Dwi (Pembimbing : Dr. Ainun Na'im, MBA.,Ak), Dr. Ainun Na'im, MBA.,Ak
Jumlah bank di Indonesia sangat besar, namun kineIjanya kurang baik. Bank Indonesia melalui Arsitektur Perbankan Indonesia (API) mengharapkan agar bank saling bergabung agar mampu meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggabungan usaha terhadap efisiensi dan profitabilitas. Sampel yang digunakan adalah kasus penggabungan bank antara 1999 hingga 2003. Bank-bank tersebut dibandingkan setahun sebelum dengan tiga tahun setelah beroperasi. Nilai efisiensi diketahui dengan Data Envelopment Analysis (DEA), yang menggunakan input simpanan dan modal, serta output kredit dan laba. Profitabilitas, yang diproksi dengan PM, menggunakan variabel aktiva, CAR, dan LDR.
Penelitian ini menyimpulkan penggabungan bank di Indonesia berpengaruh positif terhadap profitabilitas namun berpengaruh negatif terhadap efisiensi. Simpanan, modal, kredit, laba dan aktiva jumlahnya meningkat setelah bank bergabung. Sementara rasio CAR dan LDR tidak berbeda secara signifikan.
Kata Kunci : Penggabungan Usaha, Efisiensi, Profitabilitas, dan DEA